<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949</id><updated>2011-10-04T12:49:09.303-07:00</updated><title type='text'>LOA BAKUNG CERIA</title><subtitle type='html'>Saluran Komunikasi Penyejuk Hati, Ide Segar, Berita dan Gambar.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-3723166871055725856</id><published>2011-01-06T09:10:00.000-08:00</published><updated>2011-01-06T09:15:15.402-08:00</updated><title type='text'>WAKIL WALIKOTA BUKA MTQ KEC. SUNGAI KUNJANG XXXIII</title><content type='html'>ALHAMDULILAH, SUKSES DAN HIKMAT&lt;br /&gt;WAKIL WALIKOTA Samarinda, Ir. H. Nusyirwan Ismail, MSi resmi membuka MTQ    Tingkat   Kecamatan Sungai Kunjang  yang  ke 33, di  Masjid Jami’  Ar-Rasyidin  Loa Bakung pada hari Selasa malam  Rabu 29  Muharram tahun  1432 Hijriyah    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana meriah mewarnai acara pembukaan MTQ yang digelar di halaman Masjid terbesar di Loa Bakung, walaupun demikian tetap berlangsung penuh hikmat.  Sebelum acara resmi, anak-anak  TPA Ar-Rasyidin menunjukkan kebolehannya menyanyikan beberapa lagu mengiringi tamu yang datang. Para tamu undangan mengambil tempat duduk menempati kursi yang disediakan oleh panitia, 500 kursi yang disediakan terisi penuh sehingga pengunjung lainnya cukup puas menyaksikan acara dengan berdiri. Group Qasidah Modern Ar-Rahman yang tampil menyanyikan lagu-lagu dengan gerakan penyanyinya yang dinamis  menambah suasana  menjadi meriah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara diawali dengan masuknya Group Marching Band Gabungan SMP dan SMA Muhammadiyah 2 Karangasam Samarinda, melantunkan Mars MTQ bergerak maju memasuki tempat upacara diikuti dengan berturut-turut kafilah MTQ dari 7 Kelurahan se Kecamatan Sungai Kunjang.  Seorang Pramuka berjalan di depan membawa papan pengenal diikuti oleh anggota kontingen dan official dari masing-masing kafilah, selanjutnya kafilah duduk di kursi.  Kembali Group Marching Band memainkan instrumentalia yang menyemarakkan suasana dan membuat para hadirin terpaku menyaksikannya. Acara resmi setelah dibuka oleh protokol,  dimulai dengan pembacaan do’a oleh Kepala KUA Kecamatan Sungai Kunjang  dan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan Panitia disampaikan  oleh Ketua Harian Panitia Pelaksana MTQ Kecamatan Sungai Kunjang XXXIII  Ir. Kunarso, MP.  Dalam laporannya disebutkan bahwa peserta MTQ  diikuti oleh   7 Kafilah dari 7 Kelurahan se   Sungai Kunjang dengan jumlah peserta 113 orang,  terdiri dari 61 laki-laki dan 52 perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengawali sambutannya, Kunarso mengutip ayat  al-Qur’an Surat Luqman (31 : 2-3)  yang artinya :   “Inilah ayat-ayat Al-Qur’an yang penuh hikmah, menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan”. Ayat inilah yang mendorong semangat pelaksanaan MTQ kali ini, bukan hanya sekedar untuk membaca dan melantunkannya saja, tetapi lebih dari itu yang lebih penting adalah mengamalkannya sehari-hari dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, yaitu dengan berbuat kebaikan. &lt;br /&gt;Ucapan terimakasih disampaikan oleh Kunarso kepada segenap undangan yang berkenan hadir memenuhi harapan panitia, terimakasih juga disampaikan kepada segenap pihak yang telah berpartisipasi menysukseskan acara sejak dari persiapan, pelaksanaan dan penutupan nantinya. Diinformasikan kepada masyarakat luas bahwa acara akan berlangsung selama tiga hari ke depan dan akan ditutup pada hari Sabtu malam Ahad yang akan datang. Untuk itu pesan khusus disampaikan kepada segenap pengunjung agar tetap menjaga suasana hikmat selama dalam pelaksanaan MTQ dengan menyimak ayat Al-Qur’an Surat Al-A’raaf (7:204) yang artinya                 “Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah (baik-baik) dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat”.&lt;br /&gt;Setelah laporan panitia dilanjutkan dengan Pembacaan Surat Keputusan Pengangkatan dan Pembai’atan Dewan Hakim MTQ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Camat Sungai Kunjang Nurrahmani, S.IP, MM  dalam kata sambutannya mengemukakan bahwa acara kali ini sangat istimewa, alasannya acara dihadiri oleh dua orang Ketua Umum yang kali ini di jabat oleh Lurah Loa Bakung, karena ada Lurah sebelumnya Drs. Samlian Noor, MSi dan lurah yang baru dilantik H. Kimsuri, juga ada dua Sekretaris Kecamatan karena ada Sekcam yang baru dilantik jadi camat di ke kecamatan lain dan Sekcam baru yang tidak lain adalah Drs. Syamli’an Noor, MSi yang dilantik jadi Sekcam Sungai Kunjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan basmalah “Bismillaahirrahmanirahiim” oleh Wakil Walikota Samarinda Ir. H. Nusyirwan Ismail, MSi  sekaligus menjadi pernyataan resmi dibukanya MTQ Tingkat Kecamatan Sungai Kunjang XXXIII.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-3723166871055725856?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/3723166871055725856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2011/01/wakil-walikota-buka-mtq-kec-sungai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/3723166871055725856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/3723166871055725856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2011/01/wakil-walikota-buka-mtq-kec-sungai.html' title='WAKIL WALIKOTA BUKA MTQ KEC. SUNGAI KUNJANG XXXIII'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-7543956176866090036</id><published>2011-01-04T08:25:00.000-08:00</published><updated>2011-01-05T15:35:24.240-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>SAMBUTAN KETUA MTQ TINGKAT KECAMATAN SUNGAI KUNJANG XXXIII PADA ACARA PEMBUKAAN&lt;br /&gt;Dibacakan oleh Ir. Kunarso, MP  (Ketua Harian Panitia Pelaksana)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillahilladzi qoil :   “Tilka aayaatul kitabil hakiim, hudau wa rohmatal lil muhsinin;&lt;br /&gt;Wasshalaatu wa salaamu ‘ala Nabiyyina Muhammadiuwa’ala alihi, wa ashaabihi, wa man tabi’ahum bil ikhsani ila yaumiddiin,  ammaa ba’d :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah berfirman :  “Inilah ayat-ayat Al-Qur’an yang penuh hikmah, menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan (QS : 2-3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah SWT melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi kita, Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan semua  saja mereka  yang  mengikuti ajarannya dengan baik dan benar  sampai dengan hari qiyamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terhormat Bapak Wakil Walikota Samarinda,&lt;br /&gt;Yang terhormat Ibu Camat Sungai Kunjang  dan semua  Pimpinan instansi tingkat kecamatan (Bapak Kapolsek, Bapak Dan Ramil Samarinda Ulu, Bapak Kepala KUA  dan Bapak Ketua BAZ Kecamatan SKJ)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Terhormat Bapak Lurah Loa Bakung,  lurah-lurah terdahulu maupun lurah sekarang dan Bapak Lurah yang baru dilantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Terhormat Bapak- Bapak Dewan Hakim  MTQ Sungai Kunjang ke 33,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Terhormat Bapak-Bapak Tokoh Masyarakat, Alim-‘Ulama, Ketua  Pengurus Masjid / Mushalla dan Ketua RT se Loa Bakung,&lt;br /&gt;Yang Terhormat Bapak/Ibu donatur yang berpartisipasi mensukseskan  acara musabaqah;&lt;br /&gt;Yang Terhormat semua Ketua  Kafilah beserta segenap anggotanya utusan dari seluruh Kelurahan se Kecamatan Sungai Kunjang,&lt;br /&gt;Bapak, Ibu, Muslimiin dan Muslimat hadirin sekalian rahimakumullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkenankanlah kami dari segenap jajaran Panitia Pelaksana Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ)  Tingkat Kecamatan Sungai Kunjang XXXIII  terlebih dahulu menyampaikan ucapan terimakasih kepada hadirin sekalian yang telah meluangkan waktu memenuhi  undangan kami  untuk hadir di tempat ini, di halaman Masjid Jami’ Ar-Rasyidin Loa Bakung yang pembangunannya masih terus berlangsung dan belum selesai (kalau sudah selesai nanti jika dilihat nampak  seperti yang ada pada gambar),  semuanya insyaAllah hadir dengan penuh keikhlasan  ingin menyaksikan Pembukaan Acara MTQ pada hari ini Selasa malam Rabu tanggal 29 Muharram 1432 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 4 Januari 2011 Miladiyah.  Ucapan terimakasih juga kami sampaikan kepada segenap pihak yang ikut berpartisipasi mensukseskan acara musabaqah sejak persiapan, pelaksanaan sampai dengan penutupan nantinya,  diantaranya yang tertera pada spanduk diding samping,  Demikian pula kepada segenap pihak yang ikut menyemarakkan suasana pembukaan acara malam ini,  ada Paduan Suara SMA Negeri 8 Samarinda, Group Marching Band Gabungan SMP dan SMA Muhammadiyah 2 Karangasam,  Group Qasidah  TPA Ar-Rasyidin,  MC dan peserta yang mengisi stand pasar murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya,  perlu kami sampaikan laporan Pelaksanaan MTQ  Tingkat Kecamatan Sungai Kunjang XXXIII  sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.    DASAR PELAKSANAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah;&lt;br /&gt;2. Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 1982 dan Nomor 240 Tahun  1982;&lt;br /&gt;3. Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 240 Tahun 1988 tanggal 20 Maret 1988&lt;br /&gt;4. Instruksi Lembaga Pengembagan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Samarinda Nomor 002/LPTQ-Nas/II/1978;&lt;br /&gt;5. Surat Keputusan Camat Sungai Kunjang nomor 55/647206/XI/2010 tanggal 1 Nopember 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. TUJUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memantapkan semangat ukhuwah Islamiyah;&lt;br /&gt;2. Meningkatkan kualitas seni baca Al-Qur’an;&lt;br /&gt;3. Memantapkan pemahaman dan pengamalan terhadap isi dan kandungan ajaran Al-Qur’an;&lt;br /&gt;4. Membangun partisipasi aktif Ummat Islam dalam rangka membentuk tatanan masyarakat Madani dan Generasi Qur’ani yang ber-akhaqul karimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.    WAKTU DAN TEMPAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan MTQ Tingkat Kecamatan Sungai Kunjang XXXIII dilaksanakan insyaAllah Pembukaanya pada hari ini Selasa malam Rabu tanggal 29 Muharram 1432 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 4 Januari 2010 Miladiyah ber tempat di halaman Masjid Jami’ Ar-Rasyidin Jl. Jakarta Kel. Loa Bakung.  Selanjutnya pelaksanaan semua musabaqah di pusatkan di kompleks Masjid Ar-Rasyidin sejak pembukaan malam ini sampai dengan tiga hari ke depan  dan isnyaAllah akan di tutup pada hari Sabtu malam Ahad tanggal 3 Shafar 1432 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 8 Januari 20010 Miladiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D.   CABANG YANG DIPERLOMBAKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Musabaqah Tartilul Qur’an;&lt;br /&gt;2. Musabaqah Tilawatil Qur’an ( Golongan anak-anak, Remaja dan Dewasa);&lt;br /&gt;3. Musabaqah Taahfizul Qur’an ( Golongan 1 Juz, 5 Juz, 10 Juz dan 20 Juz);&lt;br /&gt;   Untuk Golongan 30 Juz tidak ada peserta;&lt;br /&gt;4. Musabaqah Kaligrafi  Al-Qur’an  (katagori Dekorasi, Mushaf dan Naskah);&lt;br /&gt;5. Musabaqah Fahmil Qur’an;&lt;br /&gt;6. Musabaqah Syarhil Qur’an;&lt;br /&gt;7. Mushabaqah Tafsir Al-Qur’an; dan&lt;br /&gt;8. Musabah Memahami Kandungan Al-Qur'an&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. KEPANITIAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susunan Personalia Panitia Pelaksana Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Kecamatan Sungai Kunjang XXXIII Tahun 2011 terdiri dari  unsur aparatur dan masyarakat yang berdomisili di wilayah Kecamatan Sungai Kunjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F.    PENDANAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pemerintah Kelurahan Loa Bakung Kecamatan  Sungai Kunjang Samarinda;&lt;br /&gt;2. Dana Partisipasi Pemerintah Kecamatan dan  Kelurahan se Kecamatan Sungai Kunjang;&lt;br /&gt;3. Sumbangan Masyarakat, Pengusaha, Donatur dan Para Dermawan;&lt;br /&gt;4. Dana bantuan BAZ Kota Samarinda Rp. 5.000.000,-&lt;br /&gt;5. Sponsor Ship.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G.   PESERTA  DAN OFFICIAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta Musabaqah yang telah terdaftar hadir mengikuti MTQ  Tingkat Kecamatan Sungai Kunjang  XXIII  sebanyak  7 Kafilah  berasal dari 7 kelurahan se Kecamatan Sungai Kunjang dengan jumlah keseluruhan sebanyak  113  orang terdiri dari  61 orang peserta laki-laki   dan 52 orang   perempuanl.  Secara rinci adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kafilah Kel. Loa Buah    dengan     7 orang  laki-laki  dan   3  orang perempuan,    jumlah   10  orang;&lt;br /&gt;Kafilah Kel. Loa Bahu    dengan  13  orang  laki-laki  dan 13 orang perempuan,    jumlah    26 orang;&lt;br /&gt;Kafilah Kel. Loa Bakung  dengan  10  orang  laki-laki  dan 8 orang perempuan,     jumlah    18 orang;  &lt;br /&gt;Kafilah Kel. Krg Asam Ilir   dengan  7  orang  laki-laki dan 3 orang perempuan,    jumlah     10 orang;&lt;br /&gt;Kafilah Kel. Krg Asam Ulu  dengan 10 orang  laki-laki dan 14 orang perempuan,  jumlah  24 orang;&lt;br /&gt;Kafilah Kel. Krg Anyar   dengan  6 orang  laki-laki     dan 5 orang perempuan,      jumlah     11 orang;&lt;br /&gt;Kafilah Kel.  TL Ulu   dengan  8  orang  laki-laki dan 6 orang perempuan,    jumlah     14 orang;           .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H.   PESAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan perlu kami sampaikan kepada segenap hadirin yang mengikuti acara pembukaan malam ini, dan segenap Ummat Muslim seluruhnya agar memperhatikan Firman Allah  yang artinya : “Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah (baik-baik) dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat “ (QS  7 : 204)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. PENUTUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panitia telah berupaya dengan sungguh-sungguh untuk suksesnya acara yang pembukaannya dilaksanakan pada malam ini, walaupun demikian tidak mustahil di sana-sini masih ada kesalahan dan kekurangan dalam pelaksanaannya, untuk itu kami percaya Bapak/Ibu hadirin sekalian dapat memahami dan berkenan memaafkannnya.  Atas segala partisipasi dan bantuan  berbagai pihak yang penuh dengan keikhlasan dan hanya mengharap ridha Allah semata, dengan ini kami ucapkan terimakasih teriring doa : “jazakumullahu khairan katsira,  semoga Allah SWT  memberikan balasan yang lebih baik dan lebih banyak”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian laporan secara ringkas ini kami sampaikan untuk dapat diketahui dan pada saatnya nanti insyaAllah Ibu Camat berkenan memberikan kata sambutan dan Bapak Wakil Walikota Samarinda berkenan  membuka acara secara resmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirul kalam,&lt;br /&gt;Nuun, Wal Qolami wa maa yasthuruun,  Demi kalam dan apa  yang mereka tulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELINGAN:&lt;br /&gt;Dalam menyampaikan laporan, Kunarso sempat menyampaikan selingan kata yang memberikan gambaran tentang keberhasilan pelaksanaan MTQ adalh jika masyarakat telah memahami dan mau mengamalkan Al-Qur'an sehari-hari, tidak mustahul nantinya masyarakat akat mengusulkan penyempurnaan Semboyan Kota Samarinda menjadi SAMARINDA KOTA MAQBUL, M   = Maju dan Mandiri  penduduknya;&lt;br /&gt;A    =  Aman  suasananya;&lt;br /&gt;Q   =  Qur’ani  masyarakatnya;&lt;br /&gt;B    =   Bermartabat pemerintahan dan pengusahanya;&lt;br /&gt;U   =   Unggul kualitas produksinya;&lt;br /&gt;L    =   lestari lingkungan hidup dan  alamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika perlu ditambahi lagi A dibelakangnya jadi MAQBULA&lt;br /&gt;A   = Aduhai pemuda dan pemudinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara berikutnya Pelantikan Dewan Hakim Oleh Camat Sungai Kunjang dan disambung dengan Sambutan Camat Sungai Kunjang,  Noor Rahmani, SIP, MSi    kemudian sambutan Wakil Walikota Ir. H. Nusyirwan Ismail, MSi yang selanjutnya membuka MTQ secara resmi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-7543956176866090036?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/7543956176866090036/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2011/01/sambutan-ketua-mtq-tingkat-kecamatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/7543956176866090036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/7543956176866090036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2011/01/sambutan-ketua-mtq-tingkat-kecamatan.html' title=''/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-7351064507544366694</id><published>2010-12-24T15:46:00.000-08:00</published><updated>2010-12-24T16:07:55.093-08:00</updated><title type='text'>WARGA LOA KUMBAR, KINI MASIH BERSABAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TRU1xSzGONI/AAAAAAAAAbA/WxB-btYib14/s1600/DSC00482.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TRU1xSzGONI/AAAAAAAAAbA/WxB-btYib14/s320/DSC00482.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5554404836407392466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;CAMAT Sungai Kunjang Nurrahmani, S.IP, MM beserta rombongan mengadakan kunjungan ke daerah terpencil di wilayah kerjanya yaitu Loa Kumbar, Kamis 23 Desember 2010. Berangkat dari Kantor Kecamatan pukul 08.30 WITA dan kembali sampai di tempat semula pukul 13.00 WITA. Rombongan ber jumlah 19 orang, ikut serta dalam rombongan tersebut Kepala KUA Sungai Kunjang, Ketua dan Anggota BAZ Sungai Kunjang, dokter dari PUSKESMAS Loa Bakung, dan staf Kecamatan Sungai Kunjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara administratif, Loa Kumbar adalah termasuk wilayah Kelurahan Loa Buah, yaitu RT 19. Sebenarnya lokasi Loa Kumbar tidaklah terlalu jauh, tidak lebih dari 10 km ke arah ulu dari Jembatan Mahulu, hanya saja belum ada akses jalan darat untuk mencapai daerah tersebut, sehingga untuk mencapainya rombongan naik kapal dari dermaga Loa Buah yang perlu waktu sekitar setengah jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun demikian, belum adanya akses jalan darat menuju ke Kelurahan Loa Bahu ataupun ke Kecamatan Sungai Kunjang membuat warga setempat lebih banyak berinteraksi dengan warga Desa Loa Duri di Kabupaten Kutai Kertanegara yang yang untuk mencapainya dengan naik perahu atau ces.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sampai di dermaga Loa Kumbar yang terlihat bangunan bekas Pabrik Plywood PT Wahana Rimba Kencana yang telah tidak terawat lagi karena telah ditutup. Sekolah Taman Kanak-Kanak yang menempati sebagian bekas kantor kantor perusahaan tersebut sungguh amat memprihatinkan, muridnya tanpa pakaian seragam dan gurunyapun berpakaian seperti biasa pakaian di rumah. Kondisi inilah yang menggugah Camat Sungai Kunjang untuk mengajak rombongannya untuk melihat bersama dan mengharapkan pemikiran untuk memajukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua RT 19 Loa Kumbar Ardiansyah didampingi seorang warganya Abdullah menyampaikan informasi bahwa warganya sebanyak 77 Kepala Keluarga, sebagian bekerja sebagai petani dengan menanam pisang di ladang dan sebagian bekerja mencari pasir di Sungai Mahakam. Semula daerah ini cukup ramai ketika saat itu ada perusahaan plywood masih aktif berproduksi. Namun kini, setelah perusahaan tutup kondisi menjadi sepi, lebih menyedihkan lagi Mushalla yang ada di dalam pagar perusahaan tertutup pagar dan tidak dimanfaatkan lagi, padahal masyarakat memerlukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan anak-anak di lokasi ini mengalami kesulitan karena sekolah yang ada di tempat ini hanya TK, sedangkan untuk Sekolah Dasar dan SMP terpaksa sekolah di Loa Duri yang untuk mencapainya perlu naik perahu atau ces menyeberang sungai besar. Anak-anak banyak yang putus sekolah, pemuda yang berusia antara 15 sampai 25 tahun kebanyakan bekerja mencari paser di Sungai Mahakam. Sedangkan orang tua yang bertani dengan tanaman pisang kesulitan untuk memasarkan hasilnya. Hasil produksi pisang biasa dijual ke Pasar Subuh di Loa Janan Ulu, untuk mengangkut pisang ke pasar tersebut warga berangkat dari rumah sekitar pukul dua malam sehingga pagi subuh sampai di pasar dan dibeli oleh tengkulak yang sudah siap membeli dengan harga murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan baik ini, Ardiansyah menyampaikan harapan warga setempat agar kondisi daerah ini yang terisolasi dapat segera diatasi yaitu dengan membangun jalan tembus menuju ke Kelurahan Loa Buah sehingga memudahkan anak untuk bersekolah. “Memang warga kami sampai kini masih bersabar, tetapi tidak ingin terus begini” mungkin demikian yang terbersit di dalam hatinya dan tidak sempat terucapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan kunjungan kali ini, Camat menyerahkan bantuan sebanyak Rp. 5.000.000,- kepada TK Cahaya Bunda yang diterima oleh Pembina TK Khairiyah, SPd. Dana bantuan berasal dari BAZ Kecamatan Sungai Kunjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khairiyah menyatakan kegembiraannya atas perhatian Ibu Camat yang demikian besar terhadap TK yang dibinanya dan menyampaikan rencananya untuk menggunakan uang tersebut untuk menambah kelengkapan alat peraga dan seragam sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan kunjungan ini juga dirangkai dengan penimbangan Balita di POSYANDU yang menempati Rumah Ketua RT, bersamaan dengan itu juga dilakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Warga masyarakat setempat dengan antusiasme tinggi menyambut rombongan yang datang mengunjungi daerahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nurrahmani dalam sambutannya memberikan semangat kepada warga agar terus berupaya untuk maju, khususnya anak-anak harus sekolah karena sekolah perlu untuk mendapatkan bekal untuk kehidupan di hari depan. Oleh karena itu, mengajak semua pihak untuk ikut memikirkan pembangunan di daerah ini jangan sampai terus tertinggal seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar dan Info lebih lanjut silahkan buka album foto di face book Azkun Kunarso atau http://loabakungceria.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-7351064507544366694?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/7351064507544366694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/12/warga-loa-kumbar-kini-masih-bersabar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/7351064507544366694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/7351064507544366694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/12/warga-loa-kumbar-kini-masih-bersabar.html' title='WARGA LOA KUMBAR, KINI MASIH BERSABAR'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TRU1xSzGONI/AAAAAAAAAbA/WxB-btYib14/s72-c/DSC00482.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-6009544999507546135</id><published>2010-07-31T08:04:00.000-07:00</published><updated>2010-07-31T08:08:19.333-07:00</updated><title type='text'>MASJID JAMI' NURUL HUDA LOA BAKUNG DAN ARAH KIBLAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TFQ71zqL5II/AAAAAAAAAXg/AteH4keNq8o/s1600/Nurul+Huda+1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 237px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TFQ71zqL5II/AAAAAAAAAXg/AteH4keNq8o/s320/Nurul+Huda+1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5500086840512472194" /&gt;&lt;/a&gt;Garis merah adalah arah kiblat, dibandingkan dengan arah bangunan lama Masjid Jami' Nurulk Huda Loa Bakung ternyata tidak sama, arah bangunan terlalu ke kiri dibandingkan dengan arah kiblat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-6009544999507546135?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/6009544999507546135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/07/masjid-jami-nurul-huda-loa-bakung-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/6009544999507546135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/6009544999507546135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/07/masjid-jami-nurul-huda-loa-bakung-dan.html' title='MASJID JAMI&apos; NURUL HUDA LOA BAKUNG DAN ARAH KIBLAT'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TFQ71zqL5II/AAAAAAAAAXg/AteH4keNq8o/s72-c/Nurul+Huda+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-1242561963743376604</id><published>2010-07-15T08:05:00.000-07:00</published><updated>2010-07-15T08:06:10.195-07:00</updated><title type='text'>SAAT TEPAT PENENTUAN ARAH KIBLAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TD8fTqwbRrI/AAAAAAAAAV8/VwcqgktNNig/s1600/Arah+kiblat+.+..jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TD8fTqwbRrI/AAAAAAAAAV8/VwcqgktNNig/s320/Arah+kiblat+.+..jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494144493170673330" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat matahari tepat di atas ka'bah, Jum'at 16 Juli 2010 pukul 17.27' WITA, maka garis bayangan yang terbentuk dari suatu benda adalah sesuai dengan arah kiblat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat angkasa, Muthoha Arkanudin, dibawah ini menuliskan hari khusus dan istimewa buat kaum muslimin, yaitu hari dimana pada jam tertentu merupakan saat matahari tepat berada diatas Kabah. Sehingga mudah bagi daerah-daerah lain untuk mengukur ulang, mengkoreksi atau malah membuat masjid baru yang mengarah ke kiblat.&lt;br /&gt;Hari Meluruskan Arah Kiblat&lt;br /&gt;Oleh : Mutoha Arkanuddin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istiwa A’dhom, teknik sederhana namun akurat dalam penentuan arah kiblat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah arah kiblat masjid bisa berubah atau bergeser akibat gempa bumi maupun bergeraknya lempeng Bumi seperti isu yang tengah berkembang? Jawabannya tentu TIDAK! Artinya pengukuran sebelumnya memang yang membuat arah kiblat masjid tersebut tidak tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah arah kiblat cukup ke BARAT? Sebagaimana yang difatwakan oleh MUI beberapa waktu yang lalu? Jawabannya tentu TIDAK! Sebab di zaman sekarang menentukan arah kiblat semudah membalik telapak tangan (saking mudahnya RED)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan dari mana saja engkau keluar (untuk shalat), maka hadapkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram (Ka’bah), dan sesungguhnya perintah berkiblat ke Ka’bah itu adalah benar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), Allah tidak sekali-kali lalai akan segala apa yang kamu lakukan.” (QS. Al-Baqarah : 149)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baitullah ( Ka’bah ) adalah kiblat bagi orang-orang di dalam Masjid Al-Haram dan Masjid Al-Haram adalah kiblat bagi orang-orang yang tinggal di Tanah Haram (Makkah) dan Makkah adalah qiblat bagi seluruh penduduk bumi Timur dan Barat dari umatku” (HR. Al-Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika kamu mendirikan shalat, maka sempurnakanlah wudhu, kemudian menghadap kiblat, lalu takbir, kemudian bacalah apa yang kamu hafal dari qur’an, lalu ruku’ sampai sempurna, kemudian i’tidal sampai sempurna, kemudian sujud sampai sempurna, kemudian duduk di antara dua sujud sampai sempurna, kemudian sujud sampai sempurna, lakukanlah yang demikian itu setiap rekaat.” (HR. Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ajaran Islam, mengadap ke arah kiblat atau bangunan Ka’bah yang berada di Masjidil Haram adalah merupakan tuntutan syariah dalam melaksanakan ibadah tertentu. Berkiblat wajib dilakukan ketika hendak mengerjakan shalat dan menguburkan jenazah Muslim. Menghadap kiblat juga merupakan ibadah sunah ketika tengah azan, berdoa, berzikir, membaca Al-Quran, menyembelih binatang dan sebagainya.&lt;br /&gt;Theodolit dan GPS dikenal sebagai pengukur arah kiblat yang presisi, namun demikian penggunaan peralatan ini tergolong sulit dan mahal biayanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan kebiasaan yang berkembang di masyarakat, terdapat beberapa kaidah yang sering digunakan untuk mengetahui ketepatan arah kiblat. Diantaranya adalah menggunakan kompas kiblat, kompas sajadah atau peralatan canggih seperti pesawat GPS dan theodoliti. Kini, melalui teknologi penginderaan jarah jauh yang disediakan cuma-cuma oleh Google via internet menggunakan software Google Earth atau secara online disediakan oleh situs-situs seperti Qibla Locator atau RHI Qibla Locator yang memanfaatkan fasilitas Google Map Api (GMA) kita dengan mudah dapat mengetahui arah kiblat sebuah bangunan masjid secara visual dan jelas. Namun demikian penggunaan kaidah-kaidah tersebut sering terkendala beberapa masalah. Kompas belumlah dikatakan sebagai alat ukur yang presisi. Sebab dalam penggunaannya, kompas sering mengalami kesalahan. Kesalahan tersebut berupa penyimpangan jarum kompas baik oleh variasi magnetik secara global maupun atraksi magnetis secara lokal oleh logam di sekitarnya. Belum lagi skala kompas biasanya terlalu kasar. Sementara, penggunaan GPS dan theodolit untuk mengukur arah kiblat walaupun bisa mendapatkan hasil yang lebih presisi namun dalam prakteknya kedua peralatan tersebut tidak mudah didapatkan karena harganya yang cukup mahal. Walaupun Google Earth maupun fasilitas qibla locator secara online dapat membantu mengetahui arah kiblat secara visual dengan perhitungan yang sangat akurat, namun piranti tersebut bukan merupakan alat ukur yang presisi di lapangan dan hanya dapat dinikmati oleh kalangan tertentu.&lt;br /&gt;Pada setiap tanggal 28 Mei dan 16 Juli Matahari tepat berada di atas Ka’bah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apakah bisa mengukur arah kiblat secara presisi dengan biaya yang murah? Jawabannya adalah BISA! Yaitu dengan menggunakan fenomena astronomis yang terjadi pada hari yang disebut sebagai yaumul rashdul qiblat atau hari meluruskan arah kiblat karena saat itu Matahari tepat di atas Ka’bah. Fenomena yang terjadi 2 kali selama setahun ini dikenal juga dengan istilah Transit Utama atau Istiwa A’dhom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istiwa, dalam bahasa astronomi adalah transit yaitu fenomena saat posisi Matahari melintasi di meridian langit. Dalam penentuan waktu shalat, istiwa digunakan sebagai pertanda masuknya waktu shalat Zuhur. Setiap hari dalam wilayah Zona Tropis yaitu wilayah sekitar garis Katulistiwa antara 23,5˚ LU sampai 23,5˚ LS posisi Matahari saat istiwa selalu berubah, terkadang di Utara dan disaat lain di Selatan sepanjang garis Meridian. Hingga pada saat tertentu sebuah tempat akan mengalami peristiwa yang disebut Istiwa A’dhom yaitu saat Matahari berada tepat di atas kepala pengamat di lokasi tersebut.&lt;br /&gt;Konsepnya sederhana! Saat Matahari di atas Ka’bah maka semua bayangan benda tegak akan mengarah ke Ka’bah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini bisa difahami sebab akibat gerakan semu Matahari yang disebut sebagai gerak tahunan Matahari. Ini diakibat selama Bumi beredar mengelilingi Matahari sumbu Bumi miring 66,5˚ terhadap bidang edarnya sehingga selama setahun Matahari terlihat mengalami pergeseran antara 23,5˚ LU sampai 23,5˚ LS. Pada saat nilai azimuth Matahari sama dengan nilai azimuth lintang geografis sebuah tempat maka di tempat tersebut terjadi Istiwa A’dhom yaitu melintasnya Matahari melewati zenit lokasi setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian halnya Ka’bah yang berada pada koordinat 21,4° LU dan 39,8° BT dalam setahun juga akan mengalami 2 kali peristiwa Istiwa A’dhom yaitu setiap tanggal 28 Mei sekitar pukul 12.18 waktu setempat dan 16 Juli sekitar pukul 12.27 waktu setempat. Jika waktu tersebut dikonversi maka di Indonesia peristiwanya terjadi pada 28 Mei pukul 16.18 WIB dan 16 Juli pukul 16.27 WIB. Dengan adanya peristiwa Matahari tepat di atas Ka’bah tersebut maka umat Islam yang berada jauh dan berbeda waktu tidak lebih dari 5 atau 6 jam dapat menentukan arah kiblat secara presisi menggunakan teknik bayangan Matahari.&lt;br /&gt;28 MEI 2010 @ 16:18 WIB&lt;br /&gt;16 JULI 2010 @ 16:27 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MATAHARI TEPAT DI ATAS KA’BAH&lt;br /&gt;POSISI MATAHARI = ARAH KIBLAT&lt;br /&gt;BAYANGAN MATAHARI = ARAH KIBLAT&lt;br /&gt;Untuk lebih akurat pengukuran disarankan menggunakan benang besar yang berbandul daripada sekedar menggunakan tongkat yang ternyata sulit membuatnya benar-benar tegak.&lt;br /&gt;Saya menyebut untuk alat benang berbandul tersebut dengan istilah Solar Shadow Tracker (SST) – penjejak bayangan Matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik penentuan arah kiblat pada hari Rashdul Qiblat sebenarnya sudah dipakai lama sejak ilmu falak berkembang di Timur Tengah. Demikian halnya di Indonesia dan beberapa negara Islam yang lain juga sudah banyak yang menggunakan teknik ini. Sebab teknik ini memang tidak memerlukan perhitungan yang rumit dan siapapun dapat melakukannya. Yang diperlukan hanyalah sebatang tongkat lurus dengan panjang lebih kurang 1 meter dan diletakkan berdiri tegak di tempat yang datar dan mendapat sinar matahari. Pada tanggal dan jam saat terjadinya peristiwa Istiwa A’dhom tersebut maka arah bayangan tongkat menunjukkan kiblat yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dengan menggunakan software khusus yang dapat mengetahui pergerakan benda langit secara presisi kapan secara persis terjadinya Istiwa A’dham dapat diketahui. Untuk tahun 2010 ini misalnya menurut software Starrynight Pro Plus Versi 6.3.8 yaitu sebuah software astronomi yang memiliki tingkat ketepatan sangat tinggi, peristiwa Istiwa A’dhom terjadi pada 28 Mei 2010 pukul 12:17:59 WS atau 16:17:59 WIB dan 16 Juli 2010 pukul 12:26:48 WS atau 16:26:48 WIB. Namun secara praktis angka tersebut bisa dibulatkan ke menit.&lt;br /&gt;Tempat yang memungkinkan penentuan arah kiblat pada 28 Mei dan 16 Juli hanya di daerah terang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena di negara kita peristiwanya terjadi pada sore hari maka arah bayangan adalah ke Timur, maka arah bayangan yang menuju ke tongkat adalah merupakan arah kiblat yang benar. Jika anda khawatir gagal karena Matahari terhalang oleh mendung maka toleransi pengukuran dapat dilakukan pada H-2 hingga H+2. Satu hal penting yang harus kita perhatikan adalah JAM yang kita gunakan hendaknya sudah terkalibrasi dengan tepat. Untuk mengetahui standard waktu yang tepat bisa digunakan tanda waktu saat Berita di RRI, layanan telpon 103 atau menggunakan jam atom yang disediakan oleh layanan internet.&lt;br /&gt;Istiwa A’dhom di antipode (Nadir) Ka’bah dapat digunakan sebagai acuan penentuan arah kiblat secara presisi untuk wilayah yang tidak memungkinkan melakukan penentuan arah kiblat pada 28 Mei dan 16 Juli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penentuan arah kiblat menggunakan fenomena ini hanya berlaku untuk tempat-tempat yang pada saat peristiwa Istiwa A’dhom dapat secara langsung melihat Matahari. Sementara untuk daerah lain di mana saat itu Matahari sudah terbenam seperti Wilayah Indonesia Timur (WIT) praktis teknik ini tidak dapat digunakan. Maka ada fenomena lain yang dapat digunakan oleh daerah-daerah tersebut sehingga dapat mengetahui arah kiblat secara presisi. Fenomena itu adalah saat Matahari berada tepat di bawah Ka’bah yaitu saat Istiwa A’dhom terjadi di titik Nadir (Antipode) Ka’bah yang terjadi pada setiap tanggal 13 Januari dan 28 November.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik Penentuan Arah Kiblat menggunakan Istiwa A’dhom :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tentukan lokasi masjid/mushalla/ langgar atau rumah yang akan diluruskan arah kiblatnya.&lt;br /&gt;2. Sediakan tongkat lurus panjang minimal 1 meter. Akan lebih bagus jika menggunakan benang besar yang diberi bandul sehingga tegak benar.&lt;br /&gt;3. Siapkan jam/arloji yang sudah dicocokkan / dikalibrasi waktunya secara tepat dengan radio/ televisi/ internet atau telpon ke 103.&lt;br /&gt;4. Tentukan lokasi pengukuran; di dalam masjid (diutamakan) atau di sisi Selatan Masjid atau di sisi Utara atau di halaman depan masjid. Yang penting tempat tersebut datar dan masih mendapatkan penyinaran Matahari saat peristiwa Istiwa A’dhom berlangsung.&lt;br /&gt;5. Pasang tongkat secara tegak dengan bantuan lot tukang (jika menggunakan tongkat) atau pasang benang lengkap dengan bandul serta penyangganya di tempat tersebut. (Persiapan jangan terlalu mendekati waktu terjadinya fenomena agar tidak terburu-buru)&lt;br /&gt;6. Tunggu sampai saat Istiwa A’dhom terjadi dan amatilah bayangan Matahari yang terjadi. Berilah tanda menggunakan spidol, benang, lakban, penggaris atau alat lain yang dapat membuat tanda lurus. Maka itulah arah kiblat yang sebenarnya&lt;br /&gt;7. Gunakan benang, sambungan pada tegel lantai, atau teknik lain yang dapat meluruskan arah kiblat ini ini ke dalam masjid. Intinya yang hendak kita ukur sebenarnya adalah garis shaff yang posisinya tegak lurus (90°) terhadap arah kiblat. Maka setelah garis arah kiblat kita dapatkan untuk membuat garis shaff dapat dilakukan dengan mengukur arah sikunya dengan bantuan benda-benda yang memiliki sudut siku misalnya lembaran triplek atau kertas karton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya bukan hanya masjid atau mushalla / langgar saja yang perlu diluruskan arah kiblatnya. Mungkin kiblat di rumah kita sendiri selama ini juga saat kita shalat belum tepat menghadap ke arah yang benar. Sehingga saat peristiwa tersebut ada baiknya kita juga bisa melakukan pelurusan arah kiblat di rumah masing-masing. Semoga cuaca cerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan lurusnya arah kiblat kita, ibadah shalat yang kita kerjakan menjadi lebih afdhal dan doanya lebih dikabulkan. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan lengkap hubungi Rukyat Hilal Indonesia (RHI) di 0274-552630 atau 08122743082.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CATATAN:&lt;br /&gt;Untuk lebih akurat yg 28 Mei, hari sebelumnya dikurangi 3 menit per hari sesudahnya ditambah 3 menit per hari. Yang 16 Juli hari sebelumnya ditambah 3 menit per hari sesudahnya dikurangi 3 menit per hari. Masih cukup presisi. Kalaupun tidak dikoreksi jg masih ckp akurat krn hanya berbeda 0,2drjt setiap hari atau sekitar 10′ (menit busur) sementara diameter sumber cahaya (matahari) jauh lebih besar yaitu sekitar 0,5drjt atau 30′.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diarsipkan di bawah: Dongeng Geologi, RuPa-RupI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info lain, silahkan buka http://azkun.blogspot.com &lt;br /&gt;                         http://nuruzzaman-blogspot.com&lt;br /&gt;                         http://nurda-azkun.blogspot.com&lt;br /&gt;                         http://loabakungceria.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-1242561963743376604?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/1242561963743376604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/07/saat-tepat-penentuan-arah-kiblat_15.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/1242561963743376604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/1242561963743376604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/07/saat-tepat-penentuan-arah-kiblat_15.html' title='SAAT TEPAT PENENTUAN ARAH KIBLAT'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/TD8fTqwbRrI/AAAAAAAAAV8/VwcqgktNNig/s72-c/Arah+kiblat+.+..jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-4904480824566228908</id><published>2010-06-27T21:12:00.001-07:00</published><updated>2010-06-27T21:12:57.509-07:00</updated><title type='text'>CERAMAH DI MASJID JAMI' NURUL HUDA</title><content type='html'>Menghindarkan diri dari frustasi:&lt;br /&gt;JANGAN MENDUKUNG BERLEBIHAN&lt;br /&gt;ACARA Ceramah  Hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW berlangsung dalam suasana semarak di Masjid Jami’ Nurul Huda Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda  hari Ahad malam Senin  tanggal 15 Rajab 1431 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 27 Juni 2010 Miladiyah.  Ratusan jamaah yang hadir memadati ruangan masjid lantai bawah bangunan baru, nampak tekun mengikuti ceramah sambil berkali-kali melihat ke atas menyaksikan lampu hias yang nampak indah dan anggun bergantung di bawah kubah tengah. Suasana kian  semarak karena selain dihadiri oleh Tokoh Masyarakat, Lurah Loa Bakung dan Jajaran Badan Pengelola, acara kali ini juga dihadiri oleh dua orang Calon Wakil Walikota, yaitu Ir. H. Nusyirwan Ismail, MSi dan    Ridwan Efendi, SPd., MPd.  Bertindak sebagai penceramah adalah K.H. Andi Faizal, Pimpinan  sebuah Pesantren di Samarinda Seberang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMAL JARIAH&lt;br /&gt;Drs. H.M. Husni Thamrin, Ketua Umum Badan Pengelola Masjid Jami’ Nurul Huda Loa Bakung dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa acara kali ini sengaja diadakan di bangunan masjid baru yang belum selesai dengan harapan agar segenap jamaah dan warga masyarakat yang hadir dapat menyaksikan kondisi fisik bangunan yang telah dicapai hingga pada saat ini langsung dengan mata kepala sendiri.  Diperkirakan kemajuan fisik untuk bangunan utama telah mencapai 85 persen,   sementara itu pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah pemasangan keramik dinding depan,  pemasangan keramik lantai atas dan pemasangan kaca jendela.  Kesempatan masih terbuka luas bagi jamaah dan warga masyarakat yang akan beramal jariah  dengan  berinfaq untuk percepatan penyelesaian pembangunan masjid. Direncanakan mulai bulan Ramadhan tahun ini kegiatan ibadah Shalat Tarwih,  Shalat Jum’ah dan kegiatan jamaah lainnya akan dipindahkan  dari tempat semula di bangunan masjid lama ke  bangunan masjid baru.&lt;br /&gt;Sementara itu, Lurah Loa Bakung, Drs. Samlian Noor, M.Si. dalam kata sambutannya mengingatkan warga masyarakat untuk menjaga kesehatan dalam suasana pergantian musim, di samping itu perlu menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah di tempat yang disediakan, tidak membuang di sungai dan di jalanan.  Menjelang Pemilu Kada, diharapkan agar warga masyarakat tetap menjaga kerukunan dan keamanan.&lt;br /&gt;INGAT ALLAH&lt;br /&gt;Mengawali ceramah, K.H. Andi Faizal mengajak jamaah untuk mengingat Allah dengan berdzikir, kemudian beliau menjelaskan bahwa Allah telah memberikan jaminan bagi orang beriman yang mengingat Allah, maka hati mereka menjadi tenang.  Ya, dengan ingat Allah hati menjadi tenang, bukan ingat yang lain, katanya menegaskan. Dengan kata lain beliau menjelaskan  bahwa Allah tidak menjamin orang yang banyak harta, yang banyak istri, atau yang menduduki jabatan akan mendapatkan hati yang tenang. Bahkan sebaliknya,  tidak sedikit orang yang gelisah dan frustasi karena banyaknya harta, banyaknya istri dan jabatan yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JANGAN DUKUNG BERLEBIHAN&lt;br /&gt;Rupanya K.H. Andi Faizal  sangat memahami psychologi massa, hal ini terungkap dari ceramahnya yang menyinggung situasi hangat yang sedang berlangsung di masyarakat saat ini.     Dikatakannya, bahwa  suasana demam menonton pertandingan piala dunia sepak bola dan harap-cemas menjelang PEMILU KADA tidak mustahil juga ada di dalam fikiran jamaah yang hadir di Masjid Nurul Huda.  ”Bisa jadi saat ini fikiran sebagian jamaah terbelah dua, antara mendengarkan ceramah dan pertandingan sepak bola yang saat ini sedang berlangsung di Afrika, yaitu Jerman melawan Inggris”, ungkap Andi yang serentak disambut dengan ”gerr” jamaah yang hadir. Dikatakan pula bahwa kehidupan di dunia diibaratkan main bola,  dalam permainan bola selalu ada pemain, wasit dan penonton.  Kalau dalam permainan bola, sering ada berita saat penonton menyaksikan tim idola yang didukungnya berhasil memasukkan bola ke gawang lawan, maka suasana gembirapun meledak di hatinya dengan sorak sorai memekakkan telinga. Sebaliknya, ketika gawang tim yang didukungnya kemasukan bola, maka kepala sendiripun dipukulnya. Bahkan sering terjadi yang  lebih parah lagi, pendukung setia tim idola  mengamuk tidak terkendali begitu usai menyaksikan tim yang didukungnya ternyata terkalahkan.  Saat ini, syetan sedang bersedih karena sedang menonton jamaah sekalian mendengarkan ceramah di masjid,  mengabaikan ajakannya untuk bermalasan di rumah. &lt;br /&gt;Akhirnya, Andi berpesan kepada jamaah agar  jangan mendukung berlebihan kepada siapapun, insyaAllah dengan cara demikian dapat menghindarkan diri dari  frustasi. Cukup sudah, banyak pelajaran tentang adanya pihak yang frustasi berbuat tak terkendali akibat kegagalan idola  yang didukung setengah mati.&lt;br /&gt;Info lengkap buka: http://azkuna.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-4904480824566228908?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/4904480824566228908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/06/ceramah-di-masjid-jami-nurul-huda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/4904480824566228908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/4904480824566228908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/06/ceramah-di-masjid-jami-nurul-huda.html' title='CERAMAH DI MASJID JAMI&apos; NURUL HUDA'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-452615116746747299</id><published>2010-05-05T06:28:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T06:29:00.118-07:00</updated><title type='text'>MENGENTIKAN KEBIASAAN MEROKOK</title><content type='html'>Pengajian Keluarga di Islamic Center Kalimantan Timur Jl. Slamet Riyadi Samarinda pada hari Ahad, 26 Rabi'ul Akhir 1431 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 11 April 2010 Miladiyah membahas tentang Hukum Merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGAJIAN BERKALA&lt;br /&gt;Kunarso, Sekretaris Majelis Wakaf, Zakat, Infaq dan Shadaqah PWM Kalimantan Timur dalam kata sambutannya mewakili PWM Kaltim menyampaikan informasi bahwa Pengajian Keluarga di Islamic Center adalah Pengajian Berkala diadakan sekali setiap bulan pada hari Ahad Kedua mulai pukul 08.00 sampai dengan 09.30 WITA. Pengajian yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus PWM Kaltim ini dirancang untuk menghadirkan pencermah secara berselang-seling, setelah dua kali penceramah lokal dari Kalimantan Timur diselingi penceramah dari luar Kaltim. Seyogyanya untuk kali ini adalah jadwal untuk penceramah dari luar Kaltim, namun demikian karena sesuatu hal maka penceramah kali ini adalah dari Kaltim, yaitu Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Kaltim Drs. Ikhsanul Karim. Adapun topik yang dibahas dalam ceramah kali ini adalah yang sedang hangat dalam pemberitaan media masa sehingga perlu disimak dengan cermat, apalagi setelah ceramah disediakan waktu untuk diskusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HUKUM MEROKOK&lt;br /&gt;Dalam ceramahnya, Ikhsanul Karim mengangkat topik tentang Hukum Merokok berdasarkan fatwa yang telah dikeluarkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta tentang dalil yang diambil sehingga keluar fatwa tersebut sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Merokok termasuk kategori perbuatan melakukan khabaa’its yang dilarang dalam Q 7:157,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Perbuatan merokok mengandung unsur menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan dan bahkan merupakan perbuatan bunuh diri secara perlahan sehingga itu bertentangan dengan larangan al-Quran dalam Q 2:195 dan 4:29,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Perbuatan merokok membahayakan diri dan orang lain yang terkena paparan asap rokok sebab rokok adalah zat adiktif plus mengandung 4000 zat kimia, 69 di antaranya adalah karsinogenik/pencetus kanker (Fact Sheet TCSC-AKMI, Fakta Tembakau di Indonesia) sebagaimana telah disepakati oleh para ahli medis dan para akademisi kesehatan. Oleh karena itu merokok bertentangan dengan prinsip syariah dalam hadits Nabi saw bahwa “tidak ada perbuatan membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Rokok diakui sebagai zat adiktif dan mengandung unsur racun yang membahayakan walaupun tidak seketika melainkan dalam beberapa waktu kemudian sehingga oleh karena itu perbuatan merokok termasuk kategori melakukan sesuatu yang melemahkan sehingga bertentangan dengan hadits Nabi saw yang melarang setiap perkara yang memabukkan dan melemahkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Oleh karena merokok jelas membahayakan kesehatan bagi perokok dan orang sekitar yang terkena paparan asap rokok, maka pembelanjaan uang untuk rokok berarti melakukan perbuatan mubazir (pemborosan) yang dilarang dalam Q 17:26-27,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Merokok bertentangan dengan unsur-unsur tujuan syariah (maqaasid asy-syariiah) yaitu (1) perlindungan agama (hifz ad-diin), (2) perlindungan jiwa/raga (hifz an-nafs) lih. No.11, (3) perlindungan akal (hifz al-‘aql) lih. No. 12 &amp; 13, (4) perlindungan keluarga (hifz an-nasl) lih. No. 12 &amp; 13, dan (5) perlindungan harta (hifz al-maal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang hukum fatwa ini bagi bukan perokok dijelaskan bahwa wajib menghindarkan diri dan keluarganya dari percobaan merokok sesuai dengan Q 66:6 yang menyatakan, “Wahai orang-orang beriman hindarkanlah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan bagi mereka yang saat ini sudah menjadi perokok maka fatwa ini ditetapkan dengan mengingat prinsip at-tadriij (berangsur), at-taisiir (kemudahan), dan ‘adam al-kharaj (tidak mempersulit). Mereka yang telah terlanjur menjadi perokok wajib melakukan upaya dan berusaha sesuai dengan kemampuannya untuk berhenti dari kebiasaan merokok dengan mengingat&lt;br /&gt;Q 29:69,&lt;br /&gt;“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh di jalan Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami, dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik,”&lt;br /&gt;Q 2::286:&lt;br /&gt;“Allah tidak akan membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya; ia akan mendapat hasil yang ia usahakan dan memikul akibat perbuatan yang ia lakukan;”&lt;br /&gt;Sementara itu pusat-pusat kesehatan di lingkungan Muhammadiyah harus mengupayakan adanya fasilitas dalam memberikan terapi guna membantu orang yang berupaya berhenti merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DISKUSI POSITIF&lt;br /&gt;Diskusi positif terjadi setelah ceramah selesai, pertanyaan tentang bagaimana mengatasi nasib petani tembakau, bagaimana menghentikan bagi yang sudah terlanjur memiliki kebiasaan merokok sampai dengan cara bagaimana bagaimana menghindarkan anak agar tidak merokok.&lt;br /&gt;Tentang nasib petani tembakau, Ikhsanul Karim menjelaskan bahwa petani umumnya punya sumber penghasilan selain dari tembakau sehingga hal itu tidak terlalu mengkhawatirkan. Dalam hal ini Kunarso yang berasal dari Madiun menyampaikan informasi bahwa di desanya yang dulu banyak petani menanam tembakau, saat ini telah berganti dengan tanaman tebu, ternyata tidak menimbulkan masalah bahkan ternyata lebih menguntungkan.&lt;br /&gt;Seorang jamaah ada yang menyampaikan pengalamannya yang sudah sejak lama ingin belajar merokok, tetapi sampai dengan saat ini tidak pernah berhasil karena tidak juga bisa merasakan nikmatnya.&lt;br /&gt;Tentang tips untuk menghentikan merokok disampaikan oleh Kunarso, yaitu dengan cara merokok tanpa menyalakannya dengan api, insyaAllah dengan demikian lama-kelamaan akan bosan merokok.&lt;br /&gt;Amir Hadi, Ketua Majelis Tablig dan Dakwah Khusus PWM Kaltim mengungkap adanya informasi bahwa "MEROKOK ADALAH JEMBATAN EMAS MENUJU NARKOBA", oleh karena itu perlu upaya sungguh-sungguh bagi yang belum untuk menjauhi kebiasaan merokok dan bagi yang sudah perlu Menghentikan Kebiasaan Merokok, jika tidak bisa sekaligus maka dapat dilakukan secara bertahap.&lt;br /&gt;Tentang menghindarkan rokok bagi anak-anak, isnyaAllah dengan memasukkan mereka ke sekolah Muhammadiyah akan dididik kebiasaan untuk tidak merokok.&lt;br /&gt;Acara pengajian berakhir pada pukul 09.30 WITA dengan menanamkan tekad kuat bagi segenap jamaah untuk menhindarkan diri dan keluarganya dari kebiasan merokok yang berpengaruh buruk bagi kesehatan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, silahkan baca AKU BUKAN LAGI PEROKOK !!!&lt;br /&gt;http://www.facebook.com/group.php?v=wall&amp;ref=ts&amp;gid=58871337135#!/group.php?gid=60994294477&amp;ref=search&amp;sid=100000457866691.1273698452..1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.facebook.com/group.php?v=wall&amp;ref=ts&amp;gid=58871337135#!/group.php?gid=60994294477&amp;ref=search&amp;sid=100000457866691.1273698452..1&lt;br /&gt;http://azkun.blogspot.com.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-452615116746747299?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/452615116746747299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/05/mengentikan-kebiasaan-merokok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/452615116746747299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/452615116746747299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/05/mengentikan-kebiasaan-merokok.html' title='MENGENTIKAN KEBIASAAN MEROKOK'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-3687024762840919837</id><published>2010-01-30T08:43:00.001-08:00</published><updated>2010-01-30T08:43:29.398-08:00</updated><title type='text'>KALENDER HIJRIYAH</title><content type='html'>http://apps.facebook.com/kalender_hijriyah/?ref=mf&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-3687024762840919837?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/3687024762840919837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/01/kalender-hijriyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/3687024762840919837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/3687024762840919837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/01/kalender-hijriyah.html' title='KALENDER HIJRIYAH'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-6080788754469532798</id><published>2010-01-30T08:32:00.001-08:00</published><updated>2010-01-30T08:32:54.759-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>http://www.qiblalocator.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-6080788754469532798?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/6080788754469532798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/01/httpwww.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/6080788754469532798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/6080788754469532798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/01/httpwww.html' title=''/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-3336879766173776428</id><published>2010-01-14T22:41:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T22:42:26.210-08:00</updated><title type='text'>MENYIKAPI FENOMENA ALAM GERHANA</title><content type='html'>Gerhana Matahari Cincin 15 January 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Jumat, tanggal 15 January 2010 terjadi gerhana matahari yang kebetulan melewati Indonesia. Gerhana matahari kali ini bukan gerhana matahari total, tetapi gerhana matahari cincin. Namun gerhana kali ini dapat dinikmati oleh kita yang tinggal di Sumatra, Jawa Barat- Jawa Tengah dan Kalimantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan gerhana matahari cincin ini akan optimum hanya terlihat di Srilangka dan China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang disarankan oleh Muhammadiyah, diharapkan kaum muslimin untuk menyelenggarakan Sholat gerhana pada waktu kejadian fenomena ini.&lt;br /&gt;Bagaimana gerhana matahari itu terjadi ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerhana matahari itu terjadi akibat bulan berada segaris dengan matahari, sehingga cahaya matahari tertutupi oleh bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerhana hari Jumat hari ini 15 Januari 2010 merupakan gerhana anular (gerhana matahari cincin). Gerhana matahari cincin terjadi saat Bulan berada jauh dari bumi sehingga piringannya terlihat kecil dan tidak dapat menutupi seluruh piringan matahari. Piringan matahari yang tertutup oleh piringan Bulan hanya bagian tengahnya saja, sehingga bagian pinggir matahari tidak tertutup. Oleh karena itu piringan matahari akan terlihat dari muka bumi seperti lingkaran cincin yang bercahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa gerhana memang saat ini mudah sekali diramalkan karena pengetahuan astronomi sudah sangat berkembang serta alat-alat pengukuran dan pengamatannyapun sudah semakin canggih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dianjurkan bagi kaum Muslimin melaksanakan Shalat sunat ketika terjadi gerhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TATACARA SHALAT GERHANA&lt;br /&gt;OLEH : MUHAMMAD ALI ALHAMIDY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. MACAM-MACAM GERHANA :&lt;br /&gt;1. Gerhana matahari ( kusuf )&lt;br /&gt;2. Gerhana bulan ( khusuf )&lt;br /&gt;B. TATACARA SHALAT GERHANA&lt;br /&gt;1. Sebelum shalat gerhana, diadakan penggilan dengan ucapan as shalatu jami’ah”. Tanpa adzan dan iqamat.&lt;br /&gt;خـســفـت الـشــمـس عـلى عــهـد رسـول الله صـلى الله عـلـيــه و ســلـم فـبــعـث مـنــاديـا الـصــلاة جــامـعــة&lt;br /&gt;Telah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw. lalu beliau mengirim utusan ( yang berseru ) “ash shalatu jami’ah” ( mari shalat berjamaah ! ) ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;2. Shalat gerhana dilukakan sebanyak dua raka’at.&lt;br /&gt;خـسـفـت الـشـمـس عـلـى عـهـد رسـول الله صـلـى الله عـلـيـه و سـلـم فـبعـث مـنـاديـا الـصـلاة جـامـعـة فـقــام فـصـلـى اربـع ركـعـات فـى ركـعـتــيـن و اربـع سـجــدات&lt;br /&gt;Telah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw. lalu beliau mengirim utusan ( yang berseru ) “ash shalatu jami’ah” ( mari shalat berjama’ah ). Lantas beliau berdiri, lalu beliau shalat dengan empat kali ruku’ dalam dua raka’at dengan empat kali sujud ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;3. Bacaan surah atau ayat dinyaringkan.&lt;br /&gt;صـلـى صـلاة الـكـسـوف فـجـهـر فـيـهــا بـالـقـراءة&lt;br /&gt;Nabi shalat gerhana, lalu beliau nyaringkan bacaan padanya ( H.R. Tirmidzi dan beliau mengesahkannya dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;4. Pada setiap raka’at shalat gerhana dilakukan :&lt;br /&gt;a. Dua kali ruku’ dan dua kali sujud, atau&lt;br /&gt;فـصـلـى اربـع ركـعـات فـى ركـعـتــيـن و اربـع سـجــدات&lt;br /&gt;Lalu beliau saw. shalat empat kali ruku’ dalam dua raka’at dan empat kali sujud ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;b. Tiga kali ruku’ dan dua kali sujud, atau&lt;br /&gt;فـصـلـى سـت ركـعـات بـاربـع سـجـدات&lt;br /&gt;Lalu beliau saw. shalat enam kali ruku’ dengan empat kali sujud ( H.R. Ahmad, Muslim dan Abu Daud dari Jabir )&lt;br /&gt;c. Empat kali ruku’ dan dua kali sujud, atau&lt;br /&gt;صـلـى ثـمـانـى ركـعـات فـى اربـع ستجــدات&lt;br /&gt;Beliau saw. shalat delapan kali ruku’ dengan empat kali sujud ( H.R. Ahmad, Muslim, Abu Daud dan Nasa-i dari Ibnu Abbas )&lt;br /&gt;d. Lima kali ruku’ dan dua kali sujud&lt;br /&gt;وركـع خـمـس ركـوعـات و سـجــدتـيـن&lt;br /&gt;Dan beliau ruku lima kali dengan dua kali sujud ( H.R. Abu Daud dan Abdullah bin Ahmad dalam al Musnad dari Ubay bin Ka’ab r.a. )&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;Yang sering diamalkan adalah tatacara ruku’ yang pertama ( a ), yaitu setiap raka’atnya ada dua kali ruku’ dan dua kali sujud. Atau dalam dua raka’at ada empat kali ruku’ dan empat kali sujud&lt;br /&gt;5. Tatacara ruku’ shalat gerhana :&lt;br /&gt;a. Dua ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 ) kemudian ruku lagi ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri lagi ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud.&lt;br /&gt;b. Tiga ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 3 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud&lt;br /&gt;c. Empat ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 3 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 4 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud&lt;br /&gt;d. Lima kali ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 3 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 4 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzilir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 5 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud.&lt;br /&gt;فـقــام فـكــبـر و صـف الـنـاس وراءه فـاقـتـرأ قـراءة طـويـلـة ثـم كـبـر فـركـع ركـوعـا طـويـلا هـو ادنـى مـن الـقـراءة الاولى ثـم رفـع رأسـه فـقـال سـمـع الله لـمـن حـمـده ربـنـا و لـك الـحــمـد ثـم قـام فـاقـتـرأ قـراءة طـويـلـة هي ادنـى مـن الـقـراءة الاولـى ثـم كـبـر فـركـع ركـوعـا طـويـلا هـو ادنـى مـن الـكـوع الاول ثـم قـال سـمع الله لـمن حـمـده ربـنـا و لـك الـحـمـد ثـم سـجــد&lt;br /&gt;Maka beliau saw. berdiri lalu bertakbir dan orang-orang berbaris di belakangnya. Lalu beliau membaca surah yang panjang. Kemudian beliau ruku’ yang panjang yang lebih pendek daripada bacaan surah pertama ( sebelum ruku’ ). Kemudian beliau mengangkat kepalanya sambil membaca sami’allahu liman hamidah rabbana wa lakal hamdu, kemudian terus berdiri lalu membaca surah/ayat panjang yang lebih pendek daripada bacaan surah/ayat pertama ( sebelum ruku’ ). Kemudian bertakbir lalu ruku’ yang lebih pendek dari ruku’ pertama. Kemudian mengucap sami’allahu liman hamidah rabbana wa lakal hamdu. Kemudian beliau sujud …. ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;6. Panjang atau lamanya waktu dalam mengerjakan shalat gerhana :&lt;br /&gt;a. Raka’at pertama lebih panjang daripada raka’at kedua.&lt;br /&gt;b. Bacaan Al Fatihah dan surah di raka’at pertama diakukan seukuran bacaan surah Al Baqarah&lt;br /&gt;c. Ruku’ dan sujud dilakukan relatif lama&lt;br /&gt;d. Berdiri setelah ruku pertama lebih pendek daripada berdiri sebelum ruku’. Dan berdiri setelah ruku berikutnya lebih pendek daripada berdiri setelah ruku’ sebelumnya&lt;br /&gt;خـسـفـت الـشـمـس عـلـى عـهـد رسـول الله صـلـى الله عـلـيــه و سـلـم فـقـام قـيـامـا طـويـلا نحـوا مـن سـورة الـبـقـرة ثـم ركـع ركـوعـا طـويـلا ثـم رفـع فـقـام قـيـامـا طـويـلا و هـو دون الـقـيـام الاول ثـم ركـع ركـوع الاول و هـو دون الـركـوع الاول ثـم سـجـد ثـم قـام قـيـامـا طـويـلا و هـو دون الـقـيـام الاول ثـم ركـع ركـوعـا طـويـلا و هـو دون الـركـوع الاول ثـم رفـع فـقـام قـيـامـا طـويـلا و هـو دون الـقـيـام الاول ثـم ركـع ركـوعـا طـويـلا و هـو دون الـركـوع الاول ثـم سـجـد ثـم انصـرف&lt;br /&gt;Telah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw. Lalu beliau berdiri ( shalat ) yang lama seukuran surah Al Baqarah. Kemudian beliau ruku’ yang lama. Kemudian beliau mengangkat kepalanya dan berdiri yang lama, tetapi lebih pendek dari berdiri pertama ( sebelum ruku’ ), kemudian beliau sujud. Kemudian beliau berdiri yang lama, tetapi lebih pendek dari berdiri pertama ( raka’at pertama ). Kemudian beliau ruku’ yang lama, tetapi lebih pendek dari ruku’ pertama ( di raka’at pertama ). Kemudian beliau berdiri yang lama, tetapi lebih pendek dari berdiri pertama. Kemudian beliau ruku’ yang lama, tetapi lebih pendek dari ruku’ pertama. Kemudian beliau sujud. Serta kemudian beliaupun salam ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Abbas )&lt;br /&gt;7. Setelah shalat diadakan khutbah&lt;br /&gt;ثـم قـام فـخـطـب الـنـاس فـاثـنـى عـلـى الله بـمـا هـو اهــلـه&lt;br /&gt;Kemudian beliau saw. berdiri, lalu berkhutbah kepada orang banyak sambil menyanjung kepada Allah sesuai dengan kelayakan yang Dia miliki ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Amaliyah-amaliyah yang diperintahkan/dianjurkan ketika terjadi gerhana :&lt;br /&gt;a. Segera melaksanakan shalat gerhana dengan berjama’ah&lt;br /&gt;فـاذا رايأتــمـوهـمــا فـافــزعـوا الـى الـصــلاة&lt;br /&gt;Bila kamu melihat terjadinya dua gerhana tersebut, maka bersegeralah menuju shalat ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah )&lt;br /&gt;b. Banyak berdoa kepada Allah&lt;br /&gt;فـاذا رايــتـمــوهـمــا فـادعـوا الله تـعــالـى و صــلـوا&lt;br /&gt;Bila kamu meliahat kejadian dua gerhana tersebut maka segeralah berdoa kepada Allah dan shalatlah ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Mughirah r.a. )&lt;br /&gt;c. Banyak berdzikir kepada Allah&lt;br /&gt;فـاذا رايــتـم ذلـك فـاذكـروا الله&lt;br /&gt;Bila kamu melihat yang demikian itu ( gerhana ), maka berdzikirlah kepada Allah ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas )&lt;br /&gt;d. Banyak beristighfar kepada Allah&lt;br /&gt;فـاذا رايــتـم شـيــئـا مـن ذلـك فـافــزعـوا الـى ذكـر الله و دعــائه و اســتـغـفــاره&lt;br /&gt;Bila kamu melihat sesuatu dari yang demikian ( gerhana ), maka segeralah berdzikir kepada Allah, berdoa kepadaNya dan beristighfar ( minta ampun ) kepadaNya ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Abu Musa r.a. )&lt;br /&gt;e. Banyak bersedekah&lt;br /&gt;f. Banyak bertakbir&lt;br /&gt;فـادعـوا الله و كـبـروا و تـصـدقـوا و صـلـوا&lt;br /&gt;Maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, bersedekahlah dan shalatlah ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;g. Memerdekakan hamba sahaya ( budak )&lt;br /&gt;لـقــد امـر رسـول الله صألـى الله عـلـيــه و سـلـم بـالعـتــاقـة فـى كـســوف الـشـمــس&lt;br /&gt;Sesungguhnya Rasulullah saw. menyuruh memerdekakan hamba sahaya disaat gerhana matahari ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Asma’ binti Abu Bakar )&lt;br /&gt;9. Tadabbur ( renungan ) tentang gerhana :&lt;br /&gt;a. Gerhana matahari dan bulan adalah dua dari tanda-tanda kekuasaan Allah yang selalu terjadi di alam semesta ini&lt;br /&gt;b. Terjadinya gerhana adalah karena kekuasaan Allah, bukan karena hidup atau matinya seseorang&lt;br /&gt;c. Jangan mengaitkan gerhana dengan syirik, khurafat atau dongeng seperti menganggap terjadinya gerhana karena matahari atau bulan sedang ditelan oleh seekor naga atau binatang besar&lt;br /&gt;ان الـشــمـس و الـقــمـر آيـتــان مـن آيــات الله لا يـنـكــسـفــان لـمــوت احــد و لا لـحــيـاتـه&lt;br /&gt;Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana tidak terjadi pada keduanya karena kematian atau hidupnya seseorang ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Al Mughirah bin Syu’bah )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-3336879766173776428?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/3336879766173776428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/01/menyikapi-fenomena-alam-gerhana.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/3336879766173776428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/3336879766173776428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/01/menyikapi-fenomena-alam-gerhana.html' title='MENYIKAPI FENOMENA ALAM GERHANA'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-7261355945444886247</id><published>2010-01-09T04:28:00.000-08:00</published><updated>2010-01-09T04:29:36.111-08:00</updated><title type='text'>PENGAJIAN DI ISLAMIC CENTER 10-1-2010</title><content type='html'>InsyaAllah, Pengajian di Islamic Center Kaltim Ji Slamet Riyadi Samarinda, pada hari Ahad 25 bulan Muharram tahun 1431 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 10 Januari 2010 Miladiyah mulai pukul 08.00 WITA, bertindak sebagai penceramah Bapak Prof. Dr. H.M. Din Syamsudin dari Jakarta.&lt;br /&gt;Diharapkan kepada kaum Muslimin di Samarinda dan sekitarnya berkenan hadir pada acara tersebut, semoga bermanfaat dan mendapat ridha Allah SWT.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-7261355945444886247?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/7261355945444886247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/01/pengajian-di-islamic-center-10-1-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/7261355945444886247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/7261355945444886247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/01/pengajian-di-islamic-center-10-1-2010.html' title='PENGAJIAN DI ISLAMIC CENTER 10-1-2010'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-7081542556559760333</id><published>2010-01-02T19:50:00.000-08:00</published><updated>2010-01-02T19:59:16.939-08:00</updated><title type='text'>BELAJAR DEMOKRASI DARI RT 44 LOA BAKUNG</title><content type='html'>ALHAMDULILLAH, Pemilihan Ketua RT 44 Loa Bakung Periode 1010-2013 telah berlangsung dengan lancar hari ini, Ahad 3 Januari 2010. Dari 85 KK warga, yang hadir dan memberikan suara sebanyak 69 orang. Pemungutan suara dari pukul 08.00 -10.00 WITA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadir pada saat pemungutan suara Lurah Loa Bakung Drs. Samlian Noor, MSi.  Lurah berpesan kepada warga agar mentaati ketentuan yang di atur dalam Perda terkait dengan jabatan Ketua RT, setiap masa jabatan habis perlu diadakan pemilihan lagi seperti yang berlangsung di RT 44 Loa Bakung. Pukul 10.00 pemungutan suara ditutup dan diadakan perhitungan suara. Hasil perhitungan Sriyono memperoleh55 suara, disusul  Rusiadi 8 suara, H. Hanafiah 3 suara dan Balya 2 suara, dengan demikian Sriyono terpilih sebagai Ketua RT 44 Loa Bakung untuk masa jabatan yang kedua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diinformasikan sebelumnya bahwa Warga RT 44 Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang mengadakan pemilihan Ketua RT pada tanggal 3 Januari 2010 karena masa jabatan ketua RT yang ada saat ini telah berakhir. Pelaksanaan pemilihan ketua RT dilaksanakan seperti tiga kali sebelumnya di lingkungan RT ini yang selalu dimulai dengan mengadakan penjaringan calon dan kemudian dilaksanakan pemilihan ketua RT dengan melakukan pencoblosan tanda gambar layaknya Pemilu.&lt;br /&gt;Proses seperti itu telah dilakukan mulai tahun 2000 yang lalu, pada saat itu  pelaksana tugas Ketua    RT Ir, Kunarso  menggantikan ketua RT sebelumnya M. Amrin yang pindah alamat rumah tinggalnya. Pada waktu  pemilihan berlangsung  dari tiga calon yang ada, Kunarso terpilih jadi Ketua RT definitif, kemudian pada saat masa jabatan Ketua berakhir  pada tahun  2003 di adakan lagi pemilihan Ketua RT dan Kunarso terpilih kedua kalinya.  Ketika masa jabatan kedua berakhir,  diadakan pemilihan lagi pada tahun 2006 dengan proses yang sama  dan  Kunarso yang sudah dua kali menduduki jabatan Ketua RT sesuai dengan ketentuan yang berlaku  tidak ikut sebagai calon,  maka  dari tiga calon yang dipilih saat itu  Sriyono  memperoleh suara terbanyak dan jadi Ketua RT.&lt;br /&gt;Pemilihan Ketua RT  44,  selalu mendapat perhatian media masa karena dapat menjadi contoh bagi RT lainnya dalam belajar demokrasi sekaligus sebagai latihan bagi warga menyongsong Pemilu agar terbiasa dengan pilihan berbeda.&lt;br /&gt;Kebiasaan  baik yang telah berlangsung berturut–turut itu, oleh Ketua RT yang ada saat ini Sriyono diadakan lagi, ketika masa jabatan Sriyono berakhir  segera menyiapkan Panitia Pemilihan dengan Balya sebagai Ketua dan Fahri sebagai Sekretaris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seyogyanya, RT lain juga mengikuti ketentuan yang ada, jangan sampi ada ketua RT menduduki jabatan melebihi batas dari ketentuan yang ada, yaitu maksimal dua kali masa jabatan, yaitu enam tahun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-7081542556559760333?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/7081542556559760333/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/01/belajar-demokrasi-dari-rt-44-loa-bakung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/7081542556559760333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/7081542556559760333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2010/01/belajar-demokrasi-dari-rt-44-loa-bakung.html' title='BELAJAR DEMOKRASI DARI RT 44 LOA BAKUNG'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-3250056138031017212</id><published>2009-12-31T16:41:00.000-08:00</published><updated>2010-01-01T22:16:33.628-08:00</updated><title type='text'>PILKET RT 44 LOA BAKUNG DIGELAR 3 JANUARI 2010</title><content type='html'>RT 44 Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang dalam waktu dekat, tepatnya tanggal 3 Januari 2009 akan menyelenggarakan pemilihan Ketua RT karena masa jabatan ketua RT yang ada saat ini telah berakhir.   Rencana pelaksanaan pemilihan ketua RT akan dilaksanakan seperti   tiga kali sebelumnya di lingkungan RT ini yang selalu dimulai dengan mengadakan penjaringan calon dan kemudian dilaksanakan pemilihan ketua RT dengan melakukan pencoblosan tanda gambar layaknya Pemilu. Masing-masing kepala keluarga mendapat undangan dan berhak memberikan satu suara dalam PILKET RT.&lt;br /&gt;Proses seperti itu telah dilakukan mulai tahun 2000 yang lalu, pada saat itu  pelaksana tugas Ketua RT Ir. Kunarso  menggantikan ketua RT sebelumnya M. Abmrin yang pindah alamat rumah tinggalnya. Pada waktu  pemilihan berlangsung  dari tiga calon yang ada, Kunarso terpilih jadi Ketua RT definitif, kemudian pada saat masa jabatan Ketua berakhir  pada tahun  2003 di adakan lagi pemilihan Ketua RT dan Kunarso terpilih kedua kalinya.  Ketika masa jabatan kedua berakhir,  diadakan pemilihan lagi pada tahun 2006 dengan proses yang sama  dan  Kunarso yang sudah dua kali menduduki jabatan Ketua RT sesuai dengan ketentuan yang berlaku,  Kunarso tidak ikut sebagai calon,  maka  dari tiga calon yang dipilih saat itu  Sriyono  memperoleh suara terbanyak dan jadi KEtua RT.&lt;br /&gt;Pemilihan Ketua RT  44,  selalu mendapat perhatian media masa karena dapat menjadi contoh bagi RT lainnya sekaligus sebagai latihan bagi warga menyongsong Pemilu agar terbiasa dengan pilihan berbeda.&lt;br /&gt;Kebiasaan  baik yang telah berlangsung berturut–turut itu, oleh Ketua RT yang ada saat ini Sriyono, ingin diadakan lagi  dan ketika masa jabatan Sriyono berakhir  segera menyiapkan Panitia Pemilihan dengan Balya sebagai Ketua dan Fahri sebagai Sekretaris. &lt;br /&gt;Panitia telah mulai persiapannya, penjaringan sudah berlangsung dan calon sebanyak lima orang akan dipilih pada hari Ahad tanggal 3 Januari 2010.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan proses dan hasil pemilihan Ketua RT nantinya menjadi pertanyaan bagi segenap warga yang kini menunggunya.  Semoga Allah SWT melimpahkan berkahnya sehingga acara dapat berlangsung dengan lancar. Media masa, baik TV, Radio, media cetak dan elektronik mendapat kesempatan untuk dapat meliput jalannya acara.  InsyaAllah pemberitaannya akan bermanfaat bagi masyarakat yang ingin melihat PILKET RT yang berlangsung unik mengadopsi Pemilu di negeri ini.  &lt;br /&gt;http://azkun.blogspot.com      Email : azkun@plasa.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-3250056138031017212?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/3250056138031017212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2009/12/pilket-rt-44-loa-bakung-digelar-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/3250056138031017212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/3250056138031017212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2009/12/pilket-rt-44-loa-bakung-digelar-3.html' title='PILKET RT 44 LOA BAKUNG DIGELAR 3 JANUARI 2010'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-4514471684009324999</id><published>2009-09-26T01:17:00.000-07:00</published><updated>2009-09-26T01:18:09.062-07:00</updated><title type='text'>IEDUL FITRI 1430 HIJRIYAH DI LOA BAKUNG</title><content type='html'>Shalat Ied di Masjid Nurul Huda Loa Bakung:&lt;br /&gt;JAMAAH YANG BERUNTUNG DAPAT BURUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SHALAT Iedul Fitri yang berlangsung di Masjid Jami’ Nurul Huda Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda, Ahad 1 Syawwal 1430 Hijriyah bertepatan dengan 20 September 2009 Miladiyah dilaksanakan di bangunan baru yang masih belum selesai. Tak kurang dari 1250 jamaah yang hadir tampak gembira menggemakan takbir, tahlil dan tahmid sambil menyaksikan bangunan megah yang mereka idamkan bersama.&lt;br /&gt;Laporan Badan Pengelola Masjid yang disampaikan oleh Sekretaris Umum Kunarso menyebutkan bahwa dana yang terkumpul dan digunakan untuk pembangunan masjid telah mencapai lebih dari satu milyard. Terkait dengan itu, disampaikan ucapan terimakasih kepada segenap jamaah dan dermawan yang telah berpartisipasi menginfaqkan sebagian hartanya untuk mendukung pembangunannya dan diharapkan partisipasi lebih lanjut agar bangunan masjid baru dapat diselesaikan. Bangunan masjid baru yang representatif tersebut dibangun untuk memenuhi aspirasi jamaah dan masyarakat untuk menggantikan masjid tua yang sejak lama berada di tebing sungai dan rawan longsor. Masjid baru yang dirancang mengikuti arsitektur modern masa kini, dibangun permanen berlantai dua dengan konstruksi beton bertulang, nantinya bisa jadi merupakan bangunan megah dan indah yang pertama kali terlihat jelas ketika memasuki Kota Samarinda melalui Jembatan Mahakam Ulu.&lt;br /&gt;Drs. H.M. Husni Thamrin, Ketua Umum Badan Pengelola Masjid Jami’ Nurul Huda Loa Bakung yang bertindak sebagai khatib dalam khutbahnya dengan judul “Reorientasi Merayakan Iedul Fitri Berdasarkan Rangkaian Kalimat Takbir” berpesan agar tradisi penyambutan Iedul Fitri tidak terlalu jauh tenggelam dalam budaya materialistik yang menonjolkan kemewahan pakaian, kelezatan makanan dan minuman. Sebaliknya, perlu secara perlahan menggantikannya dengan budaya yang dapat memotivasi untuk meningkatkan takwa, yaitu meningkatkan nilai hidup, baik materi maupun immateri.&lt;br /&gt;Khatib juga mengemukakan betapa pentingnya Dua Kalimat Syahadat sehingga Allah SWT mewajibkan kepada Ummat Muslim untuk mengucapkannya berulangkali dalam sehari semalam, untuk itu perlu memahami artinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JIHAD DALAM ISLAM&lt;br /&gt;Menyikapi adanya berita yang marak akhir-akhir ini terkait dengan terjadinya pengeboman oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan mengatasnamakan jihad dan Islam, khatib menjelaskan bahwa Islam adalah agama Allah yang “Syumul” mencakup segala aspek dan semua bidang kehidupan. Jihad dalam arti berperang melawan orang kafir yang sedang memerangi kaum muslimin, hanyalah salah satu bagian dari ajaran Islam, masih banyak lagi ajaran Islam selain jihad.&lt;br /&gt;Dijelaskan lebih lanjut, bahwa jihad dalam arti yang luas adalah mengerahkan segala tenaga, kesempatan dan kekuatan untuk mencapai sesuau tujuan, termasuk dalam pengertian ini adalah berperang melawan musuh (jihad/Qital), menuntut ilmu, mencari solusi mengatasi problema ummat (Ijtihad). mengerahkan segala upaya fisik, mental, perasaan dan estetika dalam mengolah rasa dan jiwa (bathin). Dengan jihad yang demikian diharapkan seorang muslim dapat terhindar dari penyakit bathin seperti riya, sombong, benci, dengki, iri dan berbagai sifat buruk lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PULANG BAWA BURUNG&lt;br /&gt;Kejadian ini boleh jadi yang pertama di Samarinda, bahkan mungkin di Indonesia yaitu ketika khutbah sedang berlangsung, datang seekor burung perkutut menghampiri seorang jamaah wanita dan bertengger dipangkuannya. Entah apa yang dikehendaki oleh burung, yang jelas ketika burung tersebut ditangkap oleh jamaah wanita tempatnya bertengger, sama sekali tidak ada perlawanan untuk menghindar. Bahkan yang terjadi justru sebaliknya, burung tersebut menunjukkan kegembiraannya saat dibawa pulang oleh wanita beruntung tersebut yang tidak lain adalah istri H.M. Husni Thamrin yang kebetulan menjadi Khatib Ied pagi itu.&lt;br /&gt;Menyikapi adanya kejadian langka ini, HM Husni Thamrin (Ketua Umum) didampingi oleh Kunarso (Sekretaris Umum) Badan Pengelola Masjid Jami’ Nurul Huda berpesan agar tidak salah menafsirkan, walaupun ini suatu kejadian langka adalah merupakan suatu kejadian yang tidak mustahil dapat terjadi lagi lain kali, kapan jasa dan di mana saja. InsyaAllah.&lt;br /&gt;Info lengkap buka: http://azkun.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-4514471684009324999?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/4514471684009324999/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2009/09/iedul-fitri-1430-hijriyah-di-loa-bakung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/4514471684009324999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/4514471684009324999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2009/09/iedul-fitri-1430-hijriyah-di-loa-bakung.html' title='IEDUL FITRI 1430 HIJRIYAH DI LOA BAKUNG'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-7808858457241679043</id><published>2009-02-17T06:47:00.000-08:00</published><updated>2009-02-17T06:50:34.327-08:00</updated><title type='text'>KANDUNGAN CERITA HONOCOROKO</title><content type='html'>KANDUNGAN CERITA HONOCOROKO&lt;br /&gt;(Penjaga dan Pembawa Pesan yang Menjadi Korban)&lt;br /&gt;Oleh : Kunarso *)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KANDUNGAN cerita dalam kaitan nama Aksara Jawa yang sering disebut sebagai “HONOCOROKO”, memiliki makna yang bernilai tinggi, mengingatkan kita semua untuk selalu membangun dan memelihara komunikasi agar terhindar dari salah persepsi dalam memberi, menjaga dan membawa pesan sehingga dapat dicegah dan dihindari adanya pertengkaran dan permusuhan yang dapat merugikan berbagai pihak.&lt;br /&gt;Nama Honocoroko sendiri diambil dari baris pertama dalam deretan Aksara Jawa, yang lengkapnya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HO NO CO RO KO&lt;br /&gt;DO TO SO WO LO&lt;br /&gt;PO DHO JO YO NYO&lt;br /&gt;MO GO BO TO NGO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh Aksara Jawa yang tersusun dalam empat baris itu dalam sejarahnya memiliki muatan cerita :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ono Caroko = ada utusan (abdi setia)&lt;br /&gt;Doto Sawolo = saling berseteru&lt;br /&gt;Podho Joyonyo = sama-sama sakti&lt;br /&gt;Mogo Bothongo=Keduanya jadi bangkai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam cerita, adalah seorang Satria namanya Ajisaka yang tinggal di sebuah pulau terpencil bersama dua orang abdi setianya, yaitu Dora dan Sembodo. Pada suatu hari Ajisaka bertekad untuk memperbaiki hidupnya dengan hijrah pergi ke ibukota kerajaan. Dora diajak ikut, sedangkan Sembodo tetap ditinggal di pulau dengan dititipi sebuah keris. Ajisaka berpesan agar keris tersebut dijaga dan disimpan, jangan sampai diberikan kepada orang lain. Sebagai abdi yang setia, maka pesan itupun diterima dan disanggupinya dengan tekad akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;Kemudian setelah sekian lama, berbagai liku-liku perjalanan hidup dilaluinya, Ajisaka sukses menjadi Raja. Ketika itu, Ajisaka memerasa perlu untuk mengambil kerisnya, maka diutuslah Dora untuk menemui Sembodo guna meminta kembali keris yang dititipkan.Apa yang terjadi kemudian, sungguh diluar dugaan, kedua abdi yang setia, thaat dan sangat hormat itu merasa berada pada posisi yang berseberangan. Masing-masing abdi tidak ingin melanggar dan mengabaikan pesan Ajisaka. Sulitnya, kondisi pada saat itu tidak memungkinkan untuk berkomunikasi kembali sehingga masing-masing tetap berpegang teguh pada pesan awal yang diterimanya.Ketika Dora datang menyampaikan pesan Ajisaka yang mengutusnya untuk mengambil keris, maka Sembodo tidak mau menyerahkan keris tersebut. Sikap ini adalah sesuai dengan pesan yang diterima sebelumnya. Kedua Abdi setia itupun saling bersikukuh melaksanakan pesan Ajisaka, yang satu tidak mau memberikan keris yang dititipkan Ajisaka kepadanya, sementara itu yang satu lagi bertekat tidak akan kembali kepada Ajisaka yang kini menjadi Raja sebelum keris dibawa serta.Pertengkaranpun terjadi tak terhindarkan lagi. Kedua abdi saling memperebutkan keris dengan mengeluarkan tenaga, kemampuan dan kesaktian yang dimilikinya untuk merebut dan membela diri. Kekuatan keduanya berimbang, tidak ada yang mau mengalah dan akhirnya keduanyapun jadi korban, tewas menjadi bangkai tertusuk keris.&lt;br /&gt;Adapun pelajaran berharga dari cerita yang penuh makna itu adalah betapa penting dan perlunya membangun serta memelihara komunikasi antar berbagai pihak sejak dini secara rutin maupun berkala, terus-menerus dan tidak terhenti.Lebih-lebih pada era modern seperti sekarang ini, ketika alat komonikasi sudah semakin canggih dan hampir tak terhalangi, sungguh amat sayang jika masih ada pihak yang belum paham, tidak mengerti dan tidak mau belajar teknologi informasi.&lt;br /&gt;Penegakan disiplin kehadiran pegawai yang belakangan ini menggunakan alat deteksi sidik jari sebagai perekam data kehadiran pegawai, tidak mustahil pada saatnya nanti dapat menimbulkan perbedaan persepsi. Apalagi jika petugas yang menangani kurang memahami makna hakiki dari penggunaan alat pendeteksi yang masih perlu dikonformasi dengan fakta sebenarnya yang terjadi. Bisa jadi, ada pegawai yang pada suatu hari sudah hadir dan bekerja tetapi karena sesuatu hal baik karena lupa atau karena ada hal lain tidak atau terlambat menempelkan jari. Jika hanya mengandalkan data mati dan tidak disertai komunikasi, maka keputusan salah akan dapat terjadi, yaitu memotong uang insentif pegawai yang dianggapnya mangkir atau terlambat tidak permisi.&lt;br /&gt;Begitu pula, ketika Gubernur Kaltim menaruh perhatian besar dalam penegakkan hukum berkaitan dengan pemberantasan korupsi, bersamaan dengan itu juga menghendaki adanya suasana kondusif bagi pegawai dalam melaksanakan tugas sehari-hari, maka dibentuklah KORMONEV (Koordinasi, Monitoring dan Evaluasi). Wakil Gubernur sebagai ketua Kormonev dengan beberapa anggotanya bertugas untuk mengawasi, mencermati, meneliti, mendalami semua laporan yang masuk terkait korupsi. Laporan akan dievaluasi, jika memang ada bukti kuat maka akan ditindak lanjuti. Apabila terbatas pada administrasi akan ditindak lanjuti Bawasprov, sedangkan yang memang benar ada tindak pidana maka ditindak lanjuti oleh pihak Kepolisian, Kejaksaan atau KPK. Gubernur berpesan agar pegawai yang dipanggil KPK, Kejaksaan atau Polisi mendapatkan ijin dari Gubernur. Yang diperlukan kemudian adalah kejelasan aturan agar tidak terjadi salah persepsi bagi aparat pelaksananya. Intinya, komunikasi perlu diperjelas, terus berlanjut, tidak terhenti.&lt;br /&gt;InsyaAllah dengan komunikasi yang terus berlanjut dipelihara dan diperbaharui, dapat dicegah jatuhnya korban yang merugikan berbagai pihak, baik pemberi, penjaga, penerima dan pembawa pesan, termasuk aparat penegak hukum yang mendapat pesan dan bertugas mengamankan pelaksanaan undang-undang dan peraturan yang berlaku.&lt;br /&gt;*) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur. &lt;a href="http://loabakungceriablogspot.com/"&gt;http://loabakungceriablogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-7808858457241679043?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/7808858457241679043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2009/02/kandungan-cerita-honocoroko.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/7808858457241679043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/7808858457241679043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2009/02/kandungan-cerita-honocoroko.html' title='KANDUNGAN CERITA HONOCOROKO'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-4073861622222469134</id><published>2009-01-17T11:48:00.001-08:00</published><updated>2009-01-22T06:42:12.967-08:00</updated><title type='text'>GERHANA TAHUN 1430 HIJRIYAH - 2009 M</title><content type='html'>&lt;ul&gt;&lt;li&gt;MENYIKAPI FENOMENA ALAM GERHANA&lt;br /&gt;GERHANA MATAHARI CINCIN&lt;br /&gt;Senin, 26 Januari 2009 Miladiyah = 29 Muharram 1430 Hijriyah&lt;br /&gt;Gerhana mulai pukul 11.56 WIB = 12.56 WITA&lt;br /&gt;Mulai Gerhana Cincin pkl 13.03 WIB = 14.03 WITA&lt;br /&gt;Tengah Gerhana pukul 14.59 WIB = 15.59 WITA&lt;br /&gt;Akhir Gerhana Cincin pkl 16.55 WIB = 17.55 WITA&lt;br /&gt;Gerhana berakhir pukul 18.01 WIB = 19.01 WITA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GERHANA BULAN PENUMBRAL&lt;br /&gt;Senin, 9 Februari 2009 Miladiyah = 15 Safar 1430 Hijriyah&lt;br /&gt;Gerhana mulai pukul 19.37 WIB = 20.37 WITA&lt;br /&gt;Tengah Gerhana pukul 21.38 WIB = 22.38 WITA&lt;br /&gt;Gerhana berakhir pukul 23.39 WIB = 24.39 WITA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerhana Matahari = kusuf&lt;br /&gt;Gerhana bulan = khusuf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laksanakan Shalat Gerhana, tentang caranya silahkan buka :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://azkun.blogspot.com/"&gt;http://azkun.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://loabakungceria.blogspot.com/"&gt;http://loabakungceria.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nurda-azkun.blogspot.com/"&gt;http://nurda-azkun.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nuruzzaman-azkun.blogspot.com/"&gt;http://nuruzzaman-azkun.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-4073861622222469134?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/4073861622222469134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2009/01/gerhana-tahun-1430-hijriyah-2009-m.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/4073861622222469134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/4073861622222469134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2009/01/gerhana-tahun-1430-hijriyah-2009-m.html' title='GERHANA TAHUN 1430 HIJRIYAH - 2009 M'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5113838839112011949.post-212618875768927713</id><published>2009-01-06T08:47:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T08:48:39.191-08:00</updated><title type='text'>TATACARA SHALAT GERHANA</title><content type='html'>TATACARA SHALAT GERHANA&lt;br /&gt;OLEH : MUHAMMAD ALI ALHAMIDY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.    MACAM-MACAM GERHANA :&lt;br /&gt;1.    Gerhana matahari ( kusuf )&lt;br /&gt;2.    Gerhana bulan ( khusuf )&lt;br /&gt;B.    TATACARA SHALAT GERHANA&lt;br /&gt;1.    Sebelum shalat gerhana, diadakan penggilan dengan ucapan as shalatu jami’ah”. Tanpa adzan dan iqamat.&lt;br /&gt;خـســفـت الـشــمـس عـلى عــهـد رسـول الله صـلى الله عـلـيــه و ســلـم فـبــعـث مـنــاديـا   الـصــلاة جــامـعــة&lt;br /&gt;Telah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw. lalu beliau mengirim utusan ( yang berseru ) “ash shalatu jami’ah” ( mari shalat berjamaah ! ) ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;2.    Shalat gerhana dilukakan sebanyak dua raka’at.&lt;br /&gt;خـسـفـت الـشـمـس عـلـى عـهـد رسـول الله صـلـى الله عـلـيـه و سـلـم فـبعـث مـنـاديـا الـصـلاة جـامـعـة فـقــام فـصـلـى اربـع ركـعـات فـى ركـعـتــيـن و اربـع سـجــدات&lt;br /&gt;Telah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw. lalu beliau mengirim utusan ( yang berseru ) “ash shalatu jami’ah” ( mari shalat berjama’ah ). Lantas beliau berdiri, lalu beliau shalat dengan empat kali ruku’ dalam dua raka’at dengan empat kali sujud ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;3.    Bacaan surah atau ayat dinyaringkan.&lt;br /&gt;صـلـى صـلاة الـكـسـوف فـجـهـر فـيـهــا بـالـقـراءة&lt;br /&gt;Nabi shalat gerhana, lalu beliau nyaringkan bacaan padanya ( H.R. Tirmidzi dan beliau mengesahkannya dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;4.    Pada setiap raka’at shalat gerhana dilakukan :&lt;br /&gt;a.     Dua kali ruku’ dan dua kali sujud, atau&lt;br /&gt;فـصـلـى اربـع ركـعـات فـى ركـعـتــيـن و اربـع سـجــدات&lt;br /&gt;Lalu beliau saw. shalat empat kali ruku’ dalam dua raka’at dan empat kali sujud      ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;b.    Tiga kali ruku’ dan dua kali sujud, atau&lt;br /&gt;فـصـلـى سـت ركـعـات بـاربـع سـجـدات&lt;br /&gt;Lalu beliau saw. shalat enam kali ruku’ dengan empat kali sujud ( H.R. Ahmad, Muslim dan Abu Daud dari Jabir )&lt;br /&gt;c.     Empat kali ruku’ dan dua kali sujud, atau&lt;br /&gt;صـلـى ثـمـانـى ركـعـات فـى اربـع ستجــدات&lt;br /&gt;Beliau saw. shalat delapan kali ruku’ dengan empat kali sujud ( H.R. Ahmad, Muslim, Abu Daud dan Nasa-i dari Ibnu Abbas )&lt;br /&gt;d.    Lima kali ruku’ dan dua kali sujud&lt;br /&gt;وركـع خـمـس ركـوعـات و سـجــدتـيـن&lt;br /&gt;Dan beliau ruku lima kali dengan dua kali sujud ( H.R. Abu Daud dan Abdullah bin Ahmad dalam al Musnad dari Ubay bin Ka’ab r.a. )&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;Yang sering diamalkan adalah tatacara ruku’ yang pertama ( a ), yaitu setiap raka’atnya ada dua kali ruku’ dan dua kali sujud. Atau dalam dua raka’at ada empat kali ruku’ dan empat kali sujud&lt;br /&gt;5.    Tatacara ruku’ shalat gerhana :&lt;br /&gt;a.     Dua ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 ) kemudian ruku lagi        ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri lagi ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud.&lt;br /&gt;b.    Tiga ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 )  kemudian ruku’              ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 3 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud&lt;br /&gt;c.     Empat ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 ) kemudian ruku’               ( membaca tasbih ruku’ ),  kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 3 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat,      ( 4 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud&lt;br /&gt;d.    Lima kali ruku’, yaitu : ( 1 ) ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 2 ) kemudian ruku’                  ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat, ( 3 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzikir I’tidal lalu membaca surah atau ayat,     ( 4 ) kemudian ruku’ ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri sambil membaca dzilir I’tidal lalu membaca surah atau ayat,   ( 5 ) kemudian ruku’            ( membaca tasbih ruku’ ), kemudian berdiri ( membaca dzikir I’tidal ), kemudian sujud.&lt;br /&gt;فـقــام فـكــبـر و صـف الـنـاس وراءه فـاقـتـرأ قـراءة طـويـلـة ثـم كـبـر فـركـع ركـوعـا طـويـلا هـو ادنـى مـن الـقـراءة الاولى ثـم رفـع رأسـه فـقـال سـمـع الله لـمـن حـمـده ربـنـا و لـك الـحــمـد ثـم قـام فـاقـتـرأ قـراءة طـويـلـة هي ادنـى مـن الـقـراءة الاولـى ثـم كـبـر فـركـع ركـوعـا طـويـلا هـو ادنـى مـن الـكـوع الاول ثـم قـال سـمع الله لـمن حـمـده ربـنـا و لـك الـحـمـد ثـم سـجــد                                       &lt;br /&gt;Maka beliau saw. berdiri lalu bertakbir dan orang-orang berbaris di belakangnya. Lalu beliau membaca surah yang panjang. Kemudian beliau ruku’ yang panjang yang lebih pendek daripada bacaan surah pertama ( sebelum ruku’ ). Kemudian beliau mengangkat kepalanya sambil membaca sami’allahu liman hamidah rabbana wa lakal hamdu, kemudian terus berdiri lalu membaca surah/ayat  panjang  yang lebih pendek daripada bacaan surah/ayat pertama ( sebelum ruku’ ). Kemudian bertakbir lalu ruku’ yang lebih pendek dari ruku’ pertama. Kemudian mengucap sami’allahu liman hamidah rabbana wa lakal hamdu. Kemudian beliau sujud …. ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;6.    Panjang atau lamanya waktu dalam mengerjakan shalat gerhana :&lt;br /&gt;a.     Raka’at pertama lebih panjang daripada raka’at kedua.&lt;br /&gt;b.    Bacaan Al Fatihah dan surah di raka’at pertama diakukan seukuran bacaan surah Al Baqarah&lt;br /&gt;c.     Ruku’ dan sujud dilakukan relatif lama&lt;br /&gt;d.    Berdiri setelah ruku pertama lebih pendek daripada berdiri sebelum ruku’. Dan berdiri setelah ruku berikutnya lebih pendek daripada berdiri setelah ruku’ sebelumnya&lt;br /&gt;خـسـفـت الـشـمـس عـلـى عـهـد رسـول الله صـلـى الله عـلـيــه و سـلـم فـقـام قـيـامـا طـويـلا نحـوا مـن سـورة الـبـقـرة ثـم ركـع ركـوعـا طـويـلا ثـم رفـع فـقـام قـيـامـا طـويـلا و هـو دون الـقـيـام الاول ثـم ركـع ركـوع الاول و هـو دون الـركـوع الاول ثـم سـجـد ثـم قـام قـيـامـا طـويـلا و هـو دون الـقـيـام الاول ثـم ركـع ركـوعـا طـويـلا و هـو دون الـركـوع الاول ثـم رفـع فـقـام قـيـامـا طـويـلا و هـو دون الـقـيـام الاول ثـم ركـع ركـوعـا طـويـلا و هـو دون الـركـوع الاول ثـم سـجـد ثـم انصـرف                        &lt;br /&gt;Telah terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah saw. Lalu beliau berdiri ( shalat ) yang lama seukuran surah Al Baqarah. Kemudian beliau ruku’ yang lama. Kemudian beliau mengangkat kepalanya dan berdiri yang lama, tetapi lebih pendek dari berdiri pertama ( sebelum ruku’ ), kemudian beliau sujud. Kemudian beliau berdiri yang lama, tetapi lebih pendek dari berdiri pertama ( raka’at pertama ). Kemudian beliau ruku’ yang lama, tetapi lebih pendek dari ruku’ pertama  ( di raka’at pertama ). Kemudian beliau berdiri yang lama, tetapi lebih pendek dari berdiri pertama. Kemudian beliau ruku’ yang lama, tetapi lebih pendek dari ruku’ pertama. Kemudian beliau sujud. Serta kemudian beliaupun salam ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Abbas )&lt;br /&gt;7.    Setelah shalat diadakan khutbah&lt;br /&gt;ثـم قـام فـخـطـب الـنـاس فـاثـنـى عـلـى الله بـمـا هـو اهــلـه&lt;br /&gt;Kemudian beliau saw. berdiri, lalu berkhutbah kepada orang banyak sambil menyanjung kepada Allah sesuai dengan kelayakan yang Dia miliki                                 ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.    Amaliyah-amaliyah yang diperintahkan/dianjurkan ketika terjadi gerhana :&lt;br /&gt;a.     Segera melaksanakan shalat gerhana dengan berjama’ah&lt;br /&gt;فـاذا رايأتــمـوهـمــا فـافــزعـوا الـى الـصــلاة&lt;br /&gt;Bila kamu melihat terjadinya dua gerhana tersebut, maka bersegeralah menuju shalat ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah )&lt;br /&gt;b.    Banyak berdoa kepada Allah&lt;br /&gt;فـاذا رايــتـمــوهـمــا فـادعـوا الله تـعــالـى و صــلـوا&lt;br /&gt;Bila kamu meliahat kejadian dua gerhana tersebut maka segeralah berdoa kepada Allah dan shalatlah ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Mughirah r.a. )&lt;br /&gt;c.     Banyak berdzikir kepada Allah&lt;br /&gt;فـاذا رايــتـم ذلـك فـاذكـروا الله&lt;br /&gt;Bila kamu melihat yang demikian itu ( gerhana ), maka berdzikirlah kepada Allah    ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas )&lt;br /&gt;d.    Banyak beristighfar kepada Allah&lt;br /&gt;فـاذا رايــتـم شـيــئـا مـن ذلـك فـافــزعـوا الـى ذكـر الله و دعــائه و اســتـغـفــاره&lt;br /&gt;Bila kamu melihat sesuatu dari yang demikian ( gerhana ), maka segeralah berdzikir kepada Allah, berdoa kepadaNya dan beristighfar ( minta ampun ) kepadaNya ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Abu Musa r.a. )&lt;br /&gt;e.     Banyak bersedekah&lt;br /&gt;f.       Banyak bertakbir&lt;br /&gt;فـادعـوا الله و كـبـروا و تـصـدقـوا و صـلـوا&lt;br /&gt;Maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, bersedekahlah dan shalatlah ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Aisyah r.a. )&lt;br /&gt;g.     Memerdekakan hamba sahaya ( budak )&lt;br /&gt;لـقــد امـر رسـول الله صألـى الله عـلـيــه و سـلـم بـالعـتــاقـة فـى كـســوف الـشـمــس&lt;br /&gt;Sesungguhnya Rasulullah saw. menyuruh memerdekakan hamba sahaya disaat gerhana matahari ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Asma’ binti Abu Bakar )&lt;br /&gt;9.    Tadabbur ( renungan ) tentang gerhana :&lt;br /&gt;a.     Gerhana matahari dan bulan adalah dua dari tanda-tanda kekuasaan Allah yang selalu terjadi di alam semesta ini&lt;br /&gt;b.    Terjadinya gerhana adalah karena kekuasaan Allah, bukan karena hidup atau matinya seseorang&lt;br /&gt;c.     Jangan mengaitkan gerhana dengan syirik, khurafat atau dongeng seperti menganggap terjadinya gerhana karena matahari atau bulan sedang ditelan oleh seekor naga atau binatang besar&lt;br /&gt;ان الـشــمـس و الـقــمـر آيـتــان مـن آيــات الله لا يـنـكــسـفــان لـمــوت احــد و لا لـحــيـاتـه&lt;br /&gt;Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana tidak terjadi pada keduanya karena kematian atau hidupnya seseorang ( H.R. Bukhari dan Muslim dari Al Mughirah bin Syu’bah )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan buka&lt;br /&gt;&lt;a href="http://azkun.blogspot.com/"&gt;http://azkun.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://loabakungceria.blogspot.com/"&gt;http://loabakungceria.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nurda-azkun.blogspot.com/"&gt;http://nurda-azkun.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://nuruzzaman-azkun.blogspot.com/"&gt;http://nuruzzaman-azkun.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5113838839112011949-212618875768927713?l=loabakungceria.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://loabakungceria.blogspot.com/feeds/212618875768927713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2009/01/tatacara-shalat-gerhana_06.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/212618875768927713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5113838839112011949/posts/default/212618875768927713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://loabakungceria.blogspot.com/2009/01/tatacara-shalat-gerhana_06.html' title='TATACARA SHALAT GERHANA'/><author><name>Kunarso</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15747514955163643997</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_GPNgkFiHnZk/Sz7g7aQ42DI/AAAAAAAAAM4/o191kup2Nk8/S220/CIMG1117.bb.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
